Breaking News:

Tak Dapat Perawatan Medis di Ruang ICU, Pasien Covid-19 asal Tangsel Meninggal Dunia

Warga Tangerang Selatan meninggal dunia setelah terpapar coronavirus disease 2019 (Covid-19).

Kogabwilhan I
Sejumlah petugas tengah memberikan pelayanan kepada warga di Rumah Sakit Darurat (RSD) Covid-19, Kemayoran, Jakarta. 

TRIBUNBANTEN.COM, TANGERANG SELATAN - Warga Tangerang Selatan meninggal dunia setelah terpapar coronavirus disease 2019 (Covid-19).

Pada saat terpapar virus, dia tidak mendapat ruang ICU rujukan.

Dia harus dirujuk ke ICU karena kondisi semakin buruk.

Namun, dua hari di puskesmas, ruang ICU rujukan Covid-19 tak kunjung didapat.

Pihak keluarga sampai menghubungi Lapor Covid-19, koaliasi warga yang berdiri untuk keterbukaan data, laporan warga, kajian dan advokasi terkait Covid-19.

Keluarga pasien minta dibantu mencarikan ruang ICU yang tersedia.

Baca juga: Belasan Pelanggar Prokes di Tangerang Selatan Diajak Ziarah ke Makam Covid-19

Baca juga: Gubenur Banten Wahidin Halim Prioritaskan Kota Serang dan Tangerang Selatan untuk Vaksinasi Pertama

Pihak Lapor Covid-19 sudah menghubungi 75 rumah sakit di Jabodetabek, namun seluruhnya mengaku penuh. Sampaj akhirnya pasien Covid-19 itu meninggal dunia.

Yemiko Happy (23), dari Tim Lapor Warga Lapor Covid-19, mengatakan, pihaknya mengkritik pemerintah dalam menyediakan sarana-prasarana kesehatan bagi masyarakat.

Baginya, jika sesaorang meninggal dunia di puskemas, artinya rumah sakit sudah kolaps.

"Artinya masih belum cukup pemenuhan hak kesehatan masyarakat. Karena ketika kita melihat public health ya, ketika sesaorang meninggal di puskesmas itu menunjukkan bahwa rumah sakit sudah kolaps," ujar Yemiko saat dihubungi TribunJakarta.com, Kamis (21/1/2021).

Halaman
123
Editor: Glery Lazuardi
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved