Breaking News:

Kesehatan

Tips Obati Meriang dengan Cepat, Dengan Minum Jahe Sampai Perbanyak Tidur

Menghadapi cuaca yang tidak menentu, apalagi pandemi Covid-19 masih belum berakhir tentu membuat daya tahan tubuh menurun.

Istimewa via Tribun Bali
Ilustrasi meriang 

TRIBUNBANTEN.COM - Menghadapi cuaca yang tidak menentu, apalagi pandemi Covid-19 masih belum berakhir tentu membuat daya tahan tubuh menurun.

Tubuh pun menjadi sering masuk angin dan merasa tidak enak.

Meriang atau tidak enak badang merupakan tanda tubuh sedang mengalami demam.

Melansir dari TribunnewsBogor.com, sebelum mengobati meriang yang menyerang, baiknya kita ketahui terlebih dahulu apa yang menjadi penyebab meriang.

Penyebab Meriang

Melansir Medicine Net, meriang bisa terjadi saat suhu tubuh yang diukur dengan termometer, menunjukkan angka lebih dari 38 derajat Celcius.

Demam yang terjadi saat meriang merupakan respons alami sistem kekebalan tubuh dari serbuan benda asing.

Benda asing tersebut bisa berupa virus, bakteri, jamur, obat-obatan, sampai racun. Oleh tubuh kita, benda asing tersebut dianggap zat penghasil demam (disebut pirogen), yang memicu kekebalan tubuh.

Pirogen selanjutnya memberi sinyal pada otak bagian hipotalamus untuk membentuk pertahanan melawan infeksi.

Caranya dengan menaikkan suhu tubuh.

Halaman
1234
Editor: Zuhirna Wulan Dilla
Sumber: Tribun Bogor
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved