Breaking News:

Tragedi Sriwijaya Air

Putri Perwira TNI Ini Ditemukan Bekat Sikat Gigi, Ibu dan Adiknya Dimakamkan di 1 Liang Lahat

Putri perwira TNI, Fazilla Ammara (6) telah teridentifikasi berkat pencocokan DNA yang ada di sikat gigi milik korban

Penulis: Yudhi Maulana A | Editor: Yudhi Maulana A
Capture YouTube Kompas TV
Isak tangis keluarga korban Sriwijaya Air saat menerima kedatangan zenazah Rahmania Ekananda dan Fathima Ashalina di kampung halaman di Kediri, Jawa Timur 

TRIBUNBANTEN.COM - Putri perwira TNI, Fazilla Ammara (6) akhirnya telah ditemukan dan diidentifikasi oleh tim Disaster Victim Identification (DVI).

Fazilla Ammara merupakan penumpang pesawat Sriwijaya Air SJ 182, yang kala itu terbang bersama sang ibu, Rahmania Ekananda serta adiknya Fathima Ashalina yang masih berusia 2 tahun, dan juga pengasuhnya Dinda Amelia.

Ibu dan adiknya itu telah teridentifikasi lebih dahulu pada 18 Januari 2021.

Sementera Fazilla Ammara teridentifikasi pada Senin (25/1/2021) bersama 3 jenazah lainnya, Sugiono Effendy (36), Yohanes (33), dan Nabila Anjani (11).

Dikutip dari Tribunnews.com, Karopenmas Polri Brigjen Rusdi Hartono mengatakan tim DVI masih terus bekerja untuk mengidentifikasi korban.

Adapun empat jenazah korban teridentifikasi lewat pencocokan data DNA antemortem dengan postmortem.

"Atas nama Fazila Ammara Mazeda (6), Sugiono Effendy (36), Yohanes (33), dan Nabila Anjani (11)," kata Rusdi di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (25/1/2021).

Beda dengan awal proses identifikasi di mana jenazah korban dikenali lewat pencocokan data sidik jari antemortem dengan postmortem.

Kini proses identifikasi menitikberatkan pada pencocokkan DNA.

Baca juga: Mereka yang Kehilangan Orangtua di Tragedi Sriwijaya Air, Tegar jadi Yatim Piatu Hingga Dimanja Ibu

Baca juga: FOTO-FOTO Pemakaman Yunma Bocah 3 Tahun Korban Sriwijaya Air Satu Liang Lahad Bersama 4 Keluarganya

Alasannya, setelah operasi SAR dihentikan body part atau bagian tubuh yang merupakan data postmortem (setelah kematian) otomatis terhenti.

Beda dengan dua parameter lain dalam DVI yakni sidik jari dan gigi, sampel DNA postmortem bisa diambil dari berbagai bagian tubuh, termasuk diekstrak dari tulang.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved