Breaking News:

Jalan Rusak hingga Kemiskinan Terjadi di Ibu Kota Banten, Wali Kota Serang Mahfum: Masih Muda

Diketahui, Kota Serang merupakan ibu kota Provinsi Banten, yang berdiri sejak 10 Agustus 2007 atau telah berusia 13 tahun.

Tribuners/Martin Ronaldo Pakpahan
Pemukiman kumuh dan tak layak huni di Kecamatan Kasemen, Kota Serang, Banten, saat dikunjungi Jumat (17/7/2020). 

Laporan wartawan Tribunbanten.com, Marteen Ronaldo Pakpahan

TRIBUNBANTEN.COM, KOTA SERANG - Wali Kota Serang Syafrudin mengakui banyak banyak kekurangan terjadi di Kota Serang yang merupakan ibu kota Provinsi Banten, menyusul adanya sejumlah permasalahan krusial.

Permasalahan itu adalah kemiskinan, gizi buruk, stunting, jalan rusak, banjir, Rumah Tak Layak Huni (RTLH) hingga masalah jamban. Dan permasalah di Kota Serang terus meningkat dan semakin kronis setiap tahunnya.

Namun, Syafrudin mahfum akan adanya permasalah-permasalahan di ibu kota Provinsi Banten ini.

"Apa yang saya sampaikan tadi bahwa usia Kota Serang masih terlalu relatif muda. Masih banyak kekurangan dan kelemahan yang harus kami penuhi," ujar Syafrudin membuka acara Forum Konsultasi Publik Rancangan Rencana Kerja Perangkat Daerah (RKPD) 2022 di Hotel Horison Ultima Ratu, Kota Serang, Kamis (28/1/2021).

Diketahui, Kota Serang merupakan ibu kota Provinsi Banten, yang berdiri sejak 10 Agustus 2007 atau telah berusia 13 tahun. Kota Serang sendiri terbentuk hasil pemekaran dari Kabupaten Serang.

Wali Kota Serang Syafrudin di Puspemkot Serang, Rabu (27/1/2021).
Wali Kota Serang Syafrudin di Puspemkot Serang, Rabu (27/1/2021). (Tribunbanten.com/Marteen Ronaldo Pakpahan)

Syafrudin meminta agar ke depan, para Organisasi Perangkat Daerah (OPD) atau SKPD Kota Serang memberi perhatian khusus pada program pelayanan dasar bagi masyarakat.

Di antaranya infrastruktur jalan, pendidikan, kesehatan, sosial dan lainnya. 

Baca juga: Jumlah Rumah Kumuh Baru di Kota Serang Meningkat, Tercatat 75 Lokasi di Enam Kecamatan

Baca juga: Bikin Geleng-geleng, 1.169 Keluarga di Kota Serang Masih Buang Air Besar di Kebun dan Sawah

Baca juga: Viral Ibu Ditandu dengan Sarung Usai Melahirkan di Jalan Rusak, DPRD Soroti Kinerja Pemkab Lebak 

Ia optimistis program Rencana Jangka Panjang Menengah Daerah (RPJMD) Kota Serang dapat tuntas di masa satu priode kepemimpinannya. 

"Ya insyallah optimis. Ya paling tidak tadi kan ada program yang mendesak, program prioritas dan program unggulan yang harus kami utamakan," terangnya.

Kondisi jalan rusak di Jalan Banjar Agung, Kelurahan Panancangan, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang, Banten, Jumat (10/7/2020). Warga setempat menyebut jalan itu merupakan jalan provinsi dan kerusakan terjadi sejak lima tahun lalu.
Kondisi jalan rusak di Jalan Banjar Agung, Kelurahan Panancangan, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang, Banten, Jumat (10/7/2020). Warga setempat menyebut jalan itu merupakan jalan provinsi dan kerusakan terjadi sejak lima tahun lalu. (Martin Ronaldo/Tribunners)

Selain itu, Syafrudin juga menyatakan ke depan pemerintah daerah yang dipimpinnya akan meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) di Kota Serang untuk menciptakan masyarakat yang berdaya saing unggul.

"Tidak mungkin sejahtera kalau SDM-nya juga tidak mumpuni," katanya.

Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved