Breaking News:

Satpol PP Catat 2666 Pelanggaran Selama PPKM di Kota Tangerang, Tempat Kebugaran Tubuh Disegel

Sebanyak 2.666 pelanggaran terjadi selama penerapan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) jilid I pada 11-25 Januari 2021.

istimewa
Ilustrasi Kolam Renang 

TRIBUNBANTEN.COM, TANGERANG - Sebanyak 2.666 pelanggaran terjadi selama penerapan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) jilid I pada 11-25 Januari 2021.

Data itu disampaikan aparat Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tangerang.

Sebanyak 2.666 pelanggaran itu terdiri dari 2.263 pelanggar tidak menggunakan masker, 403 melakukan pelanggaran lainnya, seperti melanggar jam operasional, pelaku usaha yang tak menyediakan tempat cuci tangan.

Kemudian, ada tempat-tempat hiburan dan rekreasi yang nekat buka, padahal dilarang beroperasi.

"Mereka yang seharusnya di PPKM ini enggak boleh beroperasi, tapi beroperasi, makanya kami tutup," ujar Kepala Satpol PP Kota Tangerang Agus Henra saat dihubungi, Rabu (27/1/2021).

Baca juga: Kota Serang Zona Merah Covid-19, Kasatpol PP Sebut Warga Patuh Prokes Hanya Saat Ada yang Jaga

Baca juga: Satpol PP Tangsel Geram, Pelanggar Prokes Selalu Berikan Alasan Klasik saat Terjaring Razia

Dia menjelaskan, 2.168 pelanggar dikenai sanksi sosial, sedangkan sisanya diberi sanksi lisan, tertulis, denda, hingga penyitaan barang dan penyegelan sementara tempat usaha.

Pihaknya menutup sementara tujuh tempat usaha, beberapa di antaranya yang memang seharusnya tutup selama masa PPKM.

"Contohnya kolam renang, lapangan futsal, atau tempat fitnes," lanjut Agus.

Tempat-tempat tersebut, kata dia, wajib tutup hingga PPKM jilid 2 berakhir, yaitu hingga 8 Februari mendatang.

Kemudian, Satpol PP menyita beberapa kursi atau meja dari para pelaku usaha yang masih menyediakan kapasitas lebih dari 25 persen pengunjung.

Halaman
123
Editor: Glery Lazuardi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved