Tanggapi Soal Permadi Arya, Alissa Wahid Diingatkan Hadapi Pasukan Permadi: Sekarang Baru Ngeh
Putri Presiden ke-4 RI itu menyebut kalau apa yang diutarakan Permadi Arya tidak sejalan dengan prinsip Nahdlatul Ulama (NU).
Penulis: Yudhi Maulana A | Editor: Yudhi Maulana A
TRIBUNBANTEN.COM - Koordinator Nasional Jaringan Gusdurian Alissa Wahid turut mengomentari soal cuitan Permadi Arya yang berujung pada pelaporan ke kepolisian.
Putri Presiden ke-4 RI itu menyebut kalau apa yang diutarakan Permadi Arya tidak sejalan dengan prinsip Nahdlatul Ulama (NU).
Ia juga menyebut kalau apa pun yang diutarakan Permadi Arya alias Abu Janda tidak selalu mewakili NU.
Hal itu ia ungkapkan lewat portal media Nahdlatul Ulama (NU) dan juga media nasional.
Setelah memberikan tanggapannya dan dimuat di portal tersebut, ia mengaku diingatkan oleh netizen agar bersiap-siap menghadapi 'pasukan permadi'.
Baca juga: Profil Ambroncius Nababan Ketua Relawan Jokowi yang Ditangkap Bareskrim karena Rasis ke Tokoh Papua
Baca juga: Ambroncius Nababan, Ketua Relawan Jokowi Ditangkap Bareskrim Polri Gara-gara Rasisme ke Tokoh Papua
"Kemarin setelah pernyataan di CNN Indonesia, langsung ada yg mention saya, semacam menyuruh saya siap-siap menghadapi pasukan Permadi. Sekarang baru ngeh" tulis Alissa Wahid di akun Twitter-nya.
Mesk begitu, ia mengaku tak gentar dengan beragam komentar miring dari berbagai pihak yang menyerangnya.
Sebab beberapa kali dirinya menghadapi komentar miring orang saat mengutarakan pendapat.
"Tapi ya, saya berkali2 mengalami, kalau kita berdiri di atas prinsip, akan selalu begini.
Waktu bela mushola di Tumaluntung, banyak orang Kristen ngamuk2 ke saya, mengatakan saya tdk pernah belain gereja2 yg ditindas selama ini.
Baca juga: Sidang Lewat Zoom dan Ditonton Banyak Orang, Hakim Kaget Lihat Wanita Tak Berbusana Dekati Pengacara
Baca juga: Kakek Sopir Angkot yang Dibayar Rp 200 Ngaku Kerap Pulang Tak Bawa Uang, Deddy Corbuzier: Hah?
Waktu mengingatkan kejadian MIT Sigi bukanlah serangan kpd kelp Kristen, krn korbannya macam2 agama, kembali banyak orang kristen marah2.
Waktu respons twit pak Jokowi soal apa gitu, diserbu jokowers. Waktu menyetujui pak Jokowi, diserbu anti Jokowi.
Yah. That's life."
Diketahui sebelumnya KNPI melaporkan akun yang diduga milik Permadi Arya alias Abu Janda ke Bareskrim Polri, Kamis (28/1/2021).
Dilansir Kompas.com, Permadi dilaporkan dengan dugaan ujaran rasialisme lewat akun Twitter-nya terhadap mantan komisioner Komnas HAM, Natalius Pigai.
"Telah diterima laporan kami secara kooperatif dari pihak polisi bahwa kami telah melaporkan akun Twitter @permadiaktivis1 yang diduga dimiliki saudara Permadi alias Abu Janda," kata Ketua bidang Hukum KNPI, Medya Riszha Lubis di Gedung Bareskrim, Jakarta Selatan, Kamis.
"Yang kami laporkan adalah dugaan adanya ujaran kebencian dengan memakai SARA dalam tweet-nya tanggal 2 Januari tahun 2021 yang menyebut, kau @nataliuspigai2 apa kapasitas kau, sudah selesai evolusi kau," sambungnya.
Baca juga: Abu Janda Diperiksa Polri Terkait Ujaran SARA Soal Cuitan Islam Arogan Pada Senin Depan
Medya mengungkapkan, kata 'evolusi' dalam cuitan tersebut yang membuat mereka melaporkan akun itu.
KNPI menilai akun tersebut diduga telah menyebarkan ujaran kebencian.
"Dengan adanya kata-kata evolusi tersebut sudah jelas maksud dan tujuannya bukan sengaja nge-tweet tapi tujuannya menghina bentuk fisik dari adik-adik kita ini yang satu wilayah dengan Natalius Pigai," ujarnya.
Adapun laporan itu terdaftar dengan nomor LP/B/0052/I/2021/Bareskrim tertanggal Kamis 28 Januari 2021.
Medya menyebut cuitan tersebut sudah dihapus oleh Permadi.
Baca juga: PKB Sebut Sikap Abu Janda Sangat Tidak NU
Namun, KNPI memiliki tangkapan layar atas cuitan tersebut yang dijadikan sebagai barang bukti.
Adapun cuitan Permadi ditulis sebagai respons kritik kepada Natalius Pigai yang berkomentar kepada mantan Kepala BIN Hendropriyono dalam salah satu berita nasional.
Permadi mempertanyakan balik kapasitas Pigai dalam cuitannya tersebut.
"Kapasitas Jenderal Hendropriyono: Mantan Kepala BIN, Mantan Direktur Bais, Mantan Menteri Transmigrasi, Profesor Filsafat Ilmu Intelijen, Berjasa di Berbagai Operasi militer. Kau @NataliusPigai2 apa kapasitas kau? Sudah selesai evolusi belum kau?," cuit Permadi dalam tangkapan layar akun @permadiaktivis1, Sabtu (2/1/2021).
Sebagian artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "KNPI Laporkan Permadi Arya alias Abu Janda atas Dugaan Rasialisme ke Natalius Pigai".
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/pegiat-media-sosial-permadi-arya-alias-abu-janda.jpg)