Breaking News:

Curhat Pendiri Partai Demokrat Dituding Dalang Kudeta, Minta Selesaikan Secara Jantan

Partai Demokrat mengungkap nama-nama yang hendak mengkudeta kepemimpinan Agus Harimurti Yudhoyono.

Editor: Glery Lazuardi
Tangkapan layar
Ketua Umum DPP Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) memberikan keterangan pers, Senin (1/2/2021). 

TRIBUNBANTEN.COM, JAKARTA - Partai Demokrat sedang bergejolak.

Hal ini setelah ada kabar partai itu akan dikudeta.

Partai Demokrat mengungkap nama-nama yang hendak mengkudeta kepemimpinan Agus Harimurti Yudhoyono.

Nama-nama itu terdiri dari kader aktif hingga eks kader.

Baca juga: Pendiri hingga 4 Faksi Demokrat Terang-terangan Jemput Moeldoko untuk Pimpin Partai, Bak SBY Dulu

Baca juga: TERUNGKAP 4 Orang Demokrat Ini Diduga Aktor Intelek Kudeta AHY, Siapa Saja Mereka?,

Eks politisi Partai Demokrat, Max Sopacua disebut-sebut salah satu orang yang hendak mengkudeta Ketua Umum (Ketum) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dari posisinya.

Max merasa tidak terima dituduh hendak mengkudeta posisi putra mantan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu.

Sebab dirinya tak merasa melakukan hal tersebut.

"Itu persoalan itu cara menyelesaikan. Bagi saya cara menyelesaikan. Jangan saling tuduh. Saya tersinggung, dituduh sama Pak Syarief Hasan, bahwa saya berada bersama kelompok Moeldoko," ujarnya.

"Padahal saya nggak ngerti apa-apa. Saya kemarin nggak tahu ada apa-apa, dan lain-lain, saya lagi di lapangan,".

"Tiba-tiba ada yang telepon saya tolong baca ini. Saya pikir masalahnya kan, kalau sudah berani jadi pemimpin, berani pula menyelesaikan masalah secara jantan. Jangan melibatkan orang lain,".

Max pun angkat bicara mengenai Partai Demokrat yang mengirim surat ke Presiden Jokowi, guna menanyakan persoalan kudeta itu. Jokowi, kata Max, tak ada hubungannya dengan sengkarut ini.

"Kenapa harus telepon, atau kirim surat ke Jokowi segala macam mengenai masalah ini. Apa urusannya Jokowi dengan Demokrat? Apa Demokrat adalah koalisi Jokowi? Bukan kan. Sehingga orang-orang menulis, pengamat seolah-olah ini cara mendekatkan diri ke koalisi kekuasaan," tuturnya.

"Ini kan cara yang sebenarnya tidak elegan. Anda, you masih inget dulu waktu AHY mempunyai tagline 'Muda Adalah Kekuatan'. Masih ingat? Nah sekarang tunjukkan. Mana kekuatan muda itu untuk menyelesaikan masalah. Jangan baru diusik sedikit langsung lebay dan menuduh orang kiri kanan," lanjut dia.

Max juga bicara mengenai tuduh-tuduhan kepada dirinya. Max menegaskan ia sudah cukup berjiwa besar kala AHY tak lagi memberikan posisi di kepengurusan baru.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved