Breaking News:

Virus Corona di Banten

Ribuan Tenaga Kesehatan di Banten Gagal Divaksin Karena Sudah Terpapar Covid-19 dan Sedang Hamil

Tercatat, sebanyak 5.134 tenaga kesehatan gagal karena sudah terpapar Covid-19 dan sedang hamil serta menyusui.

Shutterstock via Kompas.com
Ilustrasi tes Covid-19 untuk mendeteksi infeksi virus corona. 

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten, Ati Pramudji Hastuti mengungkapkan ada 8.414 tenaga kesehatan di Banten yang gagal mengikuti vaksinasi Covid-19. Sebagian karena tidak memenuhi persyaratan vaksinasi.

Tercatat, sebanyak 5.134 tenaga kesehatan gagal karena sudah terpapar Covid-19 dan sedang hamil serta menyusui.

Dan sebanyak 3.280 tenaga kesehatan lainnya memiliki riwayat tekanan darah tinggi diduga akibat akibat kelelahan saat melaksanakan tugas.

"Mereka yang gagal mengikuti vaksinasi disebabkan beberapa hal baik itu sudah terpapar Covid-19 dan ada yang memiliki tensi darah tinggi," ujarmAti Pramudji Hastuti melalui keterangan tertulis, Sabtu (6/2/2021).

Kepala Dinas Kesehatan Banten Ati Pramudji Hastuti
Kepala Dinas Kesehatan Banten Ati Pramudji Hastuti (KOMPAS.com/RASYID RIDHO)

Adapun tenaga kesehatan di Banten yang telah menjalani vaksinasi Covid-19 sebanyak 35.649 atau 70 persen dari  target 50.047 tenaga kesehatan.

Ati menyampaikan pihaknya masih berupaya untuk memberikan vaksinasi kepada tenaga kesehatan yang telah berjuang dalam penanganan Covid-19 ini.

Baru 35.649 Tenaga Kesehatan di Banten Disuntik Vaksin Covid-19, Ribuan Nakes Lainnya Gagal

36 Tenaga Kesehatan di Kota Cilegon Tak Divaksin, Kadinkes: Lagi Sibuk

Ilustrasi tenaga kesehatan disuntik vaksin Covid-19 - Petugas kesehatan menerima suntikan vaksin corona buatan Sinovac di Rumah Sakit Siloam TB Simatupang, Jakarta Selatan, Kamis (14/1/2021).
Ilustrasi tenaga kesehatan disuntik vaksin Covid-19 - Petugas kesehatan menerima suntikan vaksin corona buatan Sinovac di Rumah Sakit Siloam TB Simatupang, Jakarta Selatan, Kamis (14/1/2021). (KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG)

Pada vaksinasi tahap pertama, Kejadian Ikutan Pascaimunisasi (KIPI) dilaporkan terjadi kepada beberapa tenaga kesehatan seperti nyeri otot, demam, pusing, mual, dan muntah.

Sementara, vaksinasi dosis kedua baru diberikan kepada 2.352 tenaga kesehatan, 18 orang ditunda dan 11 orang gagal divaksin.
 

Berdasarkan data per 5 Februari 2021, angka kasus Covid-19 di Banten menyentuh 29.249 orang.

Terdapat dua daerah yang masih berada di zona merah penyebaran Covid-19 yakni Kota Tangerang dan Tangerang Selatan. Sedangkan enam daerah lainnya sudah masuk zona oranye penyebaran Covid-19.

Terdapat dua daerah yang masih berada di zona merah penyebaran Covid-19 yakni Kota Tangerang dan Tangerang Selatan.

Sedangkan enam daerah lainnya sudah masuk zona oranye penyebaran Covid-19.

Dosis vaksin Covid-19 yang akan disuntikkan kepada sejumlah tenaga kesehatan di Puskesmas Rangkasbitung, Lebak, Senin (25/1/2021) pagi.
Dosis vaksin Covid-19 yang akan disuntikkan kepada sejumlah tenaga kesehatan di Puskesmas Rangkasbitung, Lebak, Senin (25/1/2021) pagi. (TribunBanten.com/Desi Purnamasari)

Berikut sebaran tenaga kesahatan yang telah menjalani vaksinasi Covid-19 di Banten:

  1. Kabupaten Tangerang 9.098 orang
  2. Kota Serang 2.505 orang
  3. Kota Tangerang 7.744 orang
  4. Kabupaten Pandeglang 1.634 orang
  5. Kabupaten Lebak sudah 2.264 orang
  6. Kabupaten Serang 2.037 orang
  7. Kota Tangerang 8.450 orang
  8. Kota Cilegon 2.608 orang
Penulis: Marteen Ronaldo Pakpahan
Editor: Abdul Qodir
Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved