Breaking News:

2.334 Tenaga Kesehatan Kota Cilegon Banten Sudah Divaksin Sinovac, Ada yang Pingsan

Kepala Dinas Kesehatan Kota Cilegon Dana Sujaksani mengatakan 10 persen dari tenaga kesehatan itu mengalami gejala setelah divaksin.

YouTube Sekretariat Presiden
Presiden RI Jokowi mendapatkan vaksin kedua hari ini, Rabu (27/1/2021) 

Laporan wartawan Tribunbanten.com, Marteen Ronaldo Pakpahan

TRIBUNBANTEN.COM, KOTA CILEGON - Sebanyak 2.334 tenaga kesehatan di Kota Cilegon sudah menerima vaksin Sinovac.

Pemberian vaksin terhadap tenaga kesehatan itu dilakukan ke dalam dua tahap.

Baru 35.649 Tenaga Kesehatan di Banten Disuntik Vaksin Covid-19, Ribuan Nakes Lainnya Gagal

Hasil Survei, Banyak Orang Bersedia Disuntik Vaksin Covid-19 karena Ingin Liburan

Kepala Dinas Kesehatan Kota Cilegon Dana Sujaksani mengatakan 10 persen dari tenaga kesehatan itu mengalami gejala setelah divaksin.

Menurut dia, sejumlah tenaga kesehatan itu pingsan setelah divaksin.

Namun, kata dia, tidak ada gejala khusus yang terjadi pada tenaga kesehatan pada saat selesai divaksin.

"Yang pingsan mendadak itu ada, 10 persen. Tetapi hampir 90 persen tidak ada gejala khusus. Hanya meriang, ngantuk, dan yang lainnya," ujarnya.

Secara keseluruhan, kata dia, sudah 74 persen dari total jumlah tenaga kesehatan di Kota Cilegon yang menerima vaksin.

Sejauh ini, kata dia, pemberian vaksin berjalan lancar dan aman.

Pihaknya mengucapkan terima kasih kepada tenaga kesehatan yang telah masuk disuntik vaksin dalam rangka memutuskan penyebaran Covid-19 di Banten secara khusus.

Sementara itu untuk pelaksanaan wacana vaksinasi terhadap nakes yang berada diatas usia 60 tahun, pelaksanaan vaksinasi di Banten sendiri sampai saat ini tercatat baru 375 nakes yang terdaftar.

Akan tetapi untuk di Kota Cilegon sendiri, pihaknya masih terus menunggu laporan sementara berapa jumlah tenaga kesehatan diatas 60 tahun yang akan disuntik.

"BPOM izinnya baru tadi pagi, jadi kita harus mendata nakes mana yg usianya di atas 60 tahun. Tetapi di tingkat provinsi hanya 375 orang yang di atas 60. Jadi sedang kita data. Ada datanya dulu per puskesmas baru kita atur perencanannya," tambahnya.

Penulis: Marteen Ronaldo Pakpahan
Editor: Glery Lazuardi
Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved