Breaking News:

Diduga Tak Mampu Bayar Utang Rokok, Seorang Pemuda di Serang Gantung Diri

Kapolsek Kramatwatu, Kompol Yudi Wahyu Hindarto menjelaskan kejadian ini bermula saat korban ditagih membayar utang yang lama dipinjamnya ke pedagang

kompas.com
ilustrasi 

Laporan wartawan Tribunbanten.com, Marteen Ronaldo Pakpahan

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Warga perumahan Bukit Pelamunan Permai Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang. digegerkan dengan temuan seorang pemuda gantung diri di rumah kontrakannya pada Selasa (9/2/2021) pagi.

Korban yang diketahui berinisial LS (26) itu diduga mengakhiri hidupnya dengan gantung diri karena terlilit utang rokok dan bensin kepada seorang pedagang dekat tempat tinggalnya.

Kapolsek Kramatwatu, Kompol Yudi Wahyu Hindarto menjelaskan kejadian ini bermula saat korban ditagih membayar utang yang lama dipinjamnya ke pedagang tersebut.

Namun, pada saat itu, korban tidak mempunyai uang sehingga belum bisa membayar utangnya.

Lantas, dia menyerahkan KTP miliknya ke pedagang tersebut sebagai jaminan sampai dia mampu membayar utangnya.

Belum diketahui apakah ada utang lain dari korban sehingga memutuskan bunuh diri.

"Iya tadi pagi betul. Kalau kronologi awal itu ada masalah utang rokok dan bensin dengan pedagang. Mungkin karena terlilit utang dia tidak sanggup bayar akhirnya gantung diri," ujar Yudi saat dihubungi.

Pada saat ditemukan, korban sudah dalam keadaan tergantung dengan lilitan tali di leher. Tak ada luka bekas kekerasan fisik selain bekas lilitan tali di leher.

"Enggak ada kekerasan apapun. Pihak forensik yang mengkaji cuma kita sudah serahkan ke Polres Serang dilanjutkan forensik dan polres. Gantung diri murni," tegasnya.

Bocah yang Sempat Diajak Ayahnya Untuk Bunuh Diri Kini Sudah Sembuh, Sang Adik Pergi Untuk Selamanya

Maling Motor Konyol, Sukses Curi Scoopy Tinggalkan Vario Plus KTP dan SIM di Lokasi

Ibu Bunuh 2 Anak Lalu Gantung Diri: Maafkan Aku, Aku Pergi, Biar Anak-anak Ikut Bersamaku

Halaman
123
Penulis: Marteen Ronaldo Pakpahan
Editor: Abdul Qodir
Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved