Breaking News:

Dituduh Dukun Santet, Pasutri asal NTB Dihakimi Massa, Nenek Pakoh Meninggal dan Rumahnya Dibakar

Sekelompok warga menyerang pasangan suami istri lanjut usia di Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Editor: Glery Lazuardi
KOMPAS.COM/SYARIFUDIN
Pasangan suami istri lanjut usia diserang warga karena tuduhan dukun santet. Gerombolan warga juga menghancurkan rumah pasutri itu. 

Pergelangan tangan salah seorang korban luka parah hingga nyaris putus karena tebasan senjata tajam warga.

"Hampir putus dan luka robek pada punggungnya. Sementara sang suami, A Latif, mengalami luka robek pada betis kanan dan punggung kanan," kata Kodrad.

Pakoh meninggal dunia beberapa jam setelah perawatan.

Sementara, suami korban selamat dan sudah bisa pulang ke rumah.

Penyelidikan polisi sejauh ini menemukan motif penyerangan adalah tuduhan korban bekerja sebagai dukun santet.

"Penyebab kejadian karena para korban diduga dukun santet," ungkap Iptu Ridwan.

Polisi telah mengevakuasi anak-anak korban agar tak terjadi serangan susulan.

"Anak-anak korban telah kami evakuasi. Terkait kasus ini sudah ditangani Polres Bima dan sedang didalami," kata Ridwan.

Artikel ini telah tayang di tribunjabar.id dengan judul Isu Dukun Santet Memakan Korban, Nenek Pakoh Meninggal setelah Dihakimi Massa, Rumahnya Rata

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved