Breaking News:

Sempat Kritis Sepekan, Akhirnya Suami yang Dibakar Istri di Ciputat Itu Meninggal Dunia

Nanang menjelaskan penyebab meninggalnya Samsudin, pria paruh baya yang diketahui berprofesi sebagai driver ojek online alias ojol itu.

Editor: Abdul Qodir
TribunJakarta.com/jaisy Rahman Tohir
Kondisi kamar kejadian istri bakar suami di Jalan Sukamulya 1, Serua Indah, Ciputat, Tangerang Selatan, Kamis (4/2/2021) dini hari. 

TRIBUNBANTEN.COM, CIPUTAT - Masih ingat Samsudin (54), suami di Ciputat Tangerang Selatan Banten yang dibakar istrinya saat tidur? Informasi terkini, setelah sempat kritis sepekan, akhirnya suami yang dibakar istri di Ciputat itu meninggal dunia di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Fatmawati Jakarta Selatan pada Kamis (11/2/2021) pagi.

Diketahui, Samsudin dibakar oleh Istrinya sendiri, KR (54), saat tertidur di rumahnya di Sukamulya 1, Serua Indah, Ciputat, Tangsel pada Kamis, 4 Februari 2021.

"Ya, tadi pagi Pak Samsudin meninggal jam 8.05 WIB," ujar Nanang Ketua RW di lingkungan kediaman Samsudin.

Nanang menjelaskan penyebab meninggalnya Samsudin, pria paruh baya yang diketahui berprofesi sebagai driver ojek online alias ojol itu.

Samsudin tak lagi bisa bertahan karena luka bakar di tubuhnya mencapai 90% dan dikategorikan sangat parah.

"Ya karena luka bakar 90 persen. Jadi, pas pertama masuk (rumah sakit), dokter juga sudah menjelaskan ke keluarganya, bahwa kalau luka bakar seperti ini enggak akan kuat. (Luka bakar) 60 persen saja kata dokter pun banyak yang lewat," katanya.

Pada hari keempat perawatan, Nanang mengatakan, Samsudin sempat bereaksi.

Baca juga: Cekcok Berujung Maut di Ciputat Tangsel, Istri Bakar Suami, Saksi Dengar Teriakan Tengah Malam

Baca juga: Istri Pembakar Suami di Ciputat Tertangkap saat Sembunyi di Rumah Orangtua di Semarang, Ini Sosoknya

KR (54) tersangka kasus istri bakar suami di Ciputat, saat rilis di Mapolres Tangerang Selatan, Jalan Raya Promoter, Serpong, Sabtu (6/3/2021).
KR (54) tersangka kasus istri bakar suami di Ciputat, saat rilis di Mapolres Tangerang Selatan, Jalan Raya Promoter, Serpong, Sabtu (6/3/2021). (TribunJakarta.com/jaisy Rahman Tohir)

Di tengah situasi kritisnya, Samsudin menggerakkan mata dan tangannya. 

 

"Katanya sempat hari keempat, dia ngasih reaksi, mata sama tangan. Setelah itu ngedrop lagi," ujar Nanang.

Kondisi Samsudin memburuk kala dia mendapat informasi soal istrinya yang ditangkap polisi.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved