Breaking News:

Wardana Unjuk Kebolehan Suara di Lampu Merah Lebak di Tengah Keterbatasan Fisik, Demi Keluarga

Dengan sound system-nya, Wardana berusaha menunjukkan kemampuan suaranya dalam bernyanyi dan berharap ada pengendara memberikan sedikit uang.

TribunBanten.com/Desi Purnamasari
Muhamad Wardana (43) dengan keterbatasan fisik tetap mengais rezeki dengan mengamen di perempatan lampung merah Malang Nengah, Cijoro Pasir, Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten, Sabtu (13/2/2021). 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Desi Purnamasari.

TRIBUNBANTEN.COM, LEBAK - Pria paruh baya berpeci putih tampak terus berdiri dan sesekali menghampiri pengendara di perempatan lampu merah Malang Nengah, Cijoro Pasir, Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten, Sabtu (13/2/2021) siang.

Lampung merah tersebut menjadi tempat mengais rezeki setiap hari.

Sebuah sound system menjadi temannya di tengah lalu-lalang kendaraan. Peci putih membantunya melindungi dari paparan sinar matahari yang terik.

Yah, dia adalah Muhamad Wardana, laki-laki berusia 43 tahun, yang sehari-sehari mengamen di perempatan lampung merah Malang Nengah.

Dengan sound system-nya, Wardana berusaha menunjukkan kemampuan suaranya dalam bernyanyi dan berharap ada pengendara memberikan sedikit uang.

Wardana, menceritakan dirinya telah berkeluarga dengan satu istri dan tiga orang anak.

Anak sulungnya telah menikah dan ikut bersama suami, namun ia harus tetap menghidupi istri dan dua anaknya yang masih kecil.

Baca juga: Kisah Kakek dan Nenek asal Serang Berjalan Belasan KM Mencari Rongsok Untuk Bertahan Hidup

Baca juga: Kisah Tb Johan Wahyudin, Si Penjual Cilok di Serang yang Sempatkan Baca Al-Quran Saat Berjualan

Muhamad Wardana (43) dengan keterbatasan fisik tetap mengais rezeki dengan mengamen di perempatan lampung merah Malang Nengah, Cijoro Pasir, Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten, Sabtu (13/2/2021).
Muhamad Wardana (43) dengan keterbatasan fisik tetap mengais rezeki dengan mengamen di perempatan lampung merah Malang Nengah, Cijoro Pasir, Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten, Sabtu (13/2/2021). (TribunBanten.com/Desi Purnamasari)

Ia dan keluarga tinggal di kontrakan di Kampung Kebun Kopi Suka Maju, Desa Muara Ciujung Timur RT 01/19, Kecamatan Rangkas, Kabupaten Lebak.

Selain untuk kebutuhan sehari-hari, hasil mengamen digunakan untuk membiayai sekolah dua anaknya yang kini duduk di bangku SMP dan SMA.

Halaman
123
Penulis: desi purnamasari
Editor: Abdul Qodir
Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved