Breaking News:

Duh! Bocah 5 Tahun Dua Kali Jadi Korban Jambret Ponsel di Tangerang Selatan, Lagi Main Gim di Teras

Anak laki-laki berusia 5 tahun menjadi korban penjambretan di Jalan Haji Sarmah, Pondok Kacang Timur, Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan.

Wartakotalive.com/Rizki Amana
Tangkapan layar terduga dua pelaku penjambret hape di kawasan Jalan Haji Sarmah, Pondok Kacang, Pondok Aren, Kota Tangsel. 

TRIBUNBANTEN.COM, TANGERANG SELATAN - Anak laki-laki berusia 5 tahun menjadi korban penjambretan di Jalan Haji Sarmah, Pondok Kacang Timur, Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan.

Ini merupakan kejadian kedua yang menimpanya. Dia menjadi korban penjembretan sebanyak dua kali selama kurun waktu dua bulan.

Pelaku beraksi saat sang anak sedang asik bermain gadget di teras rumah.

"Ini untuk yang kedua kali terjadi. Pertama tanggal Senin, 28 Desember 2020, yang kedua kemarin Jumat, 12 Februari 2021 dan itu anak saya juga korbannya," kata Andhika Hardiansyah (22), ayah sang anak, kepada Wartakotalive.com saat ditemui di kediamannya, Pondok Kacang Timur, Pondok Aren, Kota Tangsel, Sabtu (13/2/2021).

Baca juga: Bocah Berusia 5 Tahun Berteriak Setelah 2 Jambret Beraksi, Sang Ayah Berusaha Mengejar

Baca juga: Bocah Ini Dijambret 2 Kali Dalam Kurun Waktu 2 Bulan Saat Main Game Online, Ini Ciri-Ciri Pelaku

Andhika menjelaskan kedua insiden penjambretan ponsel tersebut dilakukan pelaku saat sang anak sedang asik bermain gim pada gawai-nya.

Lantas, pelaku yang diduga berjumlah dua orang itu langsung merampas ponsel dari gengaman bocah laki-laki tersebut.

"Anak saya lagi main gim di depan rumah saat mengalami dua kali korban penjambretan itu. Sekarang jadi was-was kalau melihat orang asing saya," jelasnya.

Tak mau kembali terulang, dirinya pun melaporkan peristiwa yang dialaminya itu kepada pihak kepolisian setempat.

Pasalnya, dua terduaga pelaku aksi jambret ponsel itu sempat terekam kamera pengawas CCTV yang ada di sekitar kawasan.

"Kalau emang rezeki hapenya bisa balik lagi syukur, tapi kalu enggak yang penting orangnya tuh kena atau ketangkap polisi, biar jera enggak ada korban lagi," pungkasnya.

Halaman
12
Editor: Glery Lazuardi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved