Breaking News:

Imlek 2021

Makna Lilin, Dupa dan Buah-Buahan Saat Perayaan Tahun Baru Imlek

Perayaan Tahun Baru Imlek diadakan memperhatikan protokol kesehatan di masa pandemi coronavirus disease 2019 (Covid-19).

Penulis: desi purnamasari | Editor: Glery Lazuardi
TRIBUNBANTEN/DESIPURNAMA
Vihara Ananda Avalokitesvara menggelar perayaan Tahun Baru Imlek. 

"Kalau lilin artinya untuk penerangan dan ini bermakna agar kita terus diberikan penerangan ketika menjalani kehidupan," ujarnya saat ditemui, TribunBanten.com, Sabtu (13/2/2021).

Selanjutnya, kata dia, dua mengandung makna menambah konsentrasi ketika berdoa.

Biasanya dupa ini akan dinyalakan di rumah masing-masing selama 24 jam.

"Biasanya kalau saya pakai yang ada minyak, karena api tidak akan mudah mati, ada sumbu dibuat seperti pelampung lalu mangkok diisi minyak dan dinyalakan," ujarnya.

Jamaah yang datang ke vihara itu membawa berbagai macam buah berwarna berbeda.

Di antaranya apel yang mewakili warna merah, pir berwarna putih, dan jeruk berwarna kuning.

"Paling tidak ada lima warna, buahnya bisa berbagai macam, membawa satu buah kegemaran keluarga," ujarnya.

Baca juga: Kesepian Vihara Ananda Avalokitesvara Rangkasbitung saat Perayaan Tahun Baru Imlek

Baca juga: Tahun Baru Imlek, Mengenal Vihara Cetya Kwan Ti Kong Banten dan Sosok Lim Kian Seng

Setelah itu, dia menambahkan buah dibawa pulang untuk dinikmati bersama.

"Maknanya agar keluarga diberikan keselamatan," tambahnya.

Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved