Breaking News:

Santri Ponpes Riyadul Ulum Banten Merintis Usaha Tanaman Hidroponik, Upaya Kreatif di Masa Pandemi

Pada saat pandemi coronavirus disease 2019 (Covid-19), Ahmad Rio (23), santri, mempopulerkan tanaman hidroponik.

TribunBanten.com/Tajudin
Ahmad Rio merintis usaha pertanian sistem hidroponik di Pondok Pesantren Riyadul Ulum. 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Ahmad Tajudin

TRIBUNBANTEN.COM, KOTA SERANG - Pada saat pandemi coronavirus disease 2019 (Covid-19), Ahmad Rio (23), santri, mempopulerkan tanaman hidroponik.

Ahmad Rio memulai bercocok tanam hidroponik sejak 6 bulan lalu di Pondok Pesantren Riyadul Ulum. Dia memberi nama tanaman hidropinik itu sebagai Tirta Farm.

Semula, dia hanya mempraktikkan ilmu yang didapat di kuliah. Kini, dia mengaplikasikan ilmu yang didapat ke pondok pesantren.

"Alhamdulillah, pak ustadz merespon positif. Mendukung saya untuk mencoba mempraktekkan di pondok," ujarnya saat di temui di Kelurahan Cipare, Kecamatan Serang, Kota Serang, Banten. Minggu, (14/2/2021).

Baca juga: KEREN! Santri Ponpes Riyadul Ulum Kota Serang ini Bikin Hidroponik, Sekali Panen Kantongi Rp 600.000

Baca juga: Bikin Geleng-geleng Kepala, Ini Daftar Tanaman Hias Seharga Mulai Rp 10 Juta sampai Rp 18 Miliar!

Tujuannya untuk mengedukasi para santri, agar bisa meningkatkan kreativitas santri di pondok.

Dari ketekunannya bertani menggunakan sistem hidroponik ini, kemudian menjadi inspirasi bagi pondok pesantren lainnya.

"Saya di undang pesantren Hilmatul Madani, untuk mengajar santri. Menjelaskan bagaimana cara budidaya hidroponik secara sederhana," ujar pria asal Tangerang ini.

Selain di pondok pesantren ia diundang untuk mengisi di acara kampus.

Ia pernah menjadi pemateri di acara Webinar, produktif milenial di masa pandemi melalui hidroponik pada 2020.

Saat ini, ia sebagai mahasiswa tingkat akhir di Universitas Sultan Ageng Tirtayasa jurusan Agroekoteknologi.

Selain itu ia juga merupakan guru Prakarya, di SMP Riyadul Ulum.

Berdasarkan pemantauan, pondok pesantren itu berada di
Kota Serang, Banten.

Pondok pesantren yang dihuni sekitar 15 santri itu berada di tengah-tengah perumahan warga.

Di sana ada sayuran hijau tumbuh di sebuah pipa putih tepat di depan pondok.

Penulis: Ahmad Tajudin
Editor: Glery Lazuardi
Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved