Breaking News:

Tempat Wisata Misterius, Banten Punya Danau Buatan Peninggalan Zaman Kesultanan

Danau buatan bernama Danau Tasikardi itu berada di Desa Margasana, Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang.

Penulis: Wijanarko | Editor: Glery Lazuardi
Tribunbanten.com/Wijanarko
Tampak depan Danau Tasikardi, Kabupaten Serang, Banten, Sabtu (13/2/2021). 

"Kami juga sudah menggerakan, mendorong, tapi dari pengelolanya yang mungkin kurang peduli. Tapi tetap kita dorong. Ini untuk PR kami juga," ujar Husein kepada Tribun Banten.com di kantornya, Senin (15/2/2021).

Kurangnya koordinasi dengan Satpol PP setempat disinyalir menjadi alasan mengapa Danau Tasikardi tampak kumuh dan tidak terawat.

"Sebenarnya sudah bersurat ke Satpol PP Kramatwatu, minta tolong amankan dan jaga yang ada di lingkungan danau Tasikardi," ujarnya.

Baca juga: Indahnya Danau Tasikardi Serang, Peninggalan Sultan Banten untuk Ibunda

Baca juga: Kondisi Kawasan Danau Tasikardi Kramatwatu Kabupaten Serang Kini, Pengunjung: Menarik Jika Dikelola

Adapun, Kepala Bidang (Kabid) Pemasaran dan Kemitraan Jasa Usaha Wisata, Bagja Saputra menuturkan kepemilikan aset Danau Tasikardi belum jelas sehingga menimbulkan kendala pemanfaatan.

"Kami dari Bidang Pemasaran juga kebingungan ketika untuk mempromosikan Danau Tasikardi. Bagaimana kita bisa mempromosikan kalau produknya belum siap," ujar Bagja.

Bagja juga menuturkan pihaknya memiliki keterbatasan dalam pengelolaan Danau Tasikardi.

"Contoh kita ingin membuat suatu wahana yang membuat menarik di sana tapi ada keterbatasan. Bukan anggaran tapi kewenangan. Ini aset siapa dulu. Apa ini kewenangan provinsi? Atau dari purbakala membolehkan engga?, kita tidak ingin ada urusan yang dilanggar," ujar Kabid Pemasaran ini.

Berdasarkan informasi yang diterima, Danau Tasikardi memiliki luas kurang lebih lima hektar persegi.

Untuk tarif masuk ke Danau Tasikardi, pengunjung yang datang dikenakan tarif sebesar Rp 10.000 jika menggunakan sepeda motor.

Dan untuk pengunjung yang menggunakan mobil, dikenakan tarif sebesar Rp 20.000.

Danau Tasikardi berjarak kurang dua kilometer dari Masjid Banten Lama, dan 10 kilometer dari pusat Kota Serang.

Suasana Danau Tasikardi dari pantauan udara di Desa Margasana, Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang, Sabtu (13/2/2021). Indahnya Danau Tasikardi Serang, Peninggalan Sultan Banten untuk Ibunda.
Suasana Danau Tasikardi dari pantauan udara di Desa Margasana, Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang, Sabtu (13/2/2021). Indahnya Danau Tasikardi Serang, Peninggalan Sultan Banten untuk Ibunda. (Instagram @ayunmakhzun)

Berdasarkan hasil pemantauan Tribun Banten.com beberapa waktu lalu, kawasan Danau Tasikardi tampak sepi dari pengunjung bahkan di akhir pekan.

Hanya tampak segelintir pengunjung sedang bersantai di pinggiran danau bersama kerabat dan sanak famili sambil menikmati cemilan yang mereka bawa.

Sebagian lagi tampak sedang fokus memancing ikan di tepian danau.

Hampir setengah permukaan Danau Tasikardi juga tampak sudah ditumbuhi oleh beberapa tanaman air seperti teratai dan eceng gondok.

Besi penyangga bangku di sekeliling danau juga tampak sudah keropos, bahkan ada yang sudah patah.

Ada beberapa wc yang pintunya sudah rusak dan tidak layak pakai.

Sejumlah rumah singgah juga tampak rusak dan tidak terpakai.

Sumber: Tribun Banten
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved