Breaking News:

Bangun Sekolah untuk Anak Kurang Mampu, Warga Lebak Malah Jadi Korban Penipuan Kini Usaha Kerajinan

Aliyudin, warga Rangkasbitung, Kabupaten Lebak membangun sekolah khusus anak-anak kurang mampu.

TRIBUNBANTEN/AHMADTAJUDIN
Aliyudin memamerkan hasil kerajinan tangan miliknya 

Laporan Wartawan TribunBanten.com Ahmad Tajudin

TRIBUNBANTEN.COM, LEBAK - Aliyudin, warga Rangkasbitung, Kabupaten Lebak membangun sekolah khusus anak-anak kurang mampu.

Dia membangun sekolah yang diberi nama Sekolah Menengah Keterampilan (SMK) 17 Agustus pada 2018.

Di awal pembangunan sekolah, dia mengalami sejumlah permasalahan mulai dari menjadi korban penipuan hingga belum adanya dana bantuan dari pemerintah.

"Belum ada bantuan dari pemerintah, soalnya saya belum punya surat izin oprasional," ujarnya saat ditemui di Jalan Sentral, Kampung Rangkasbitung Tengah RT/RW 002/04 Kelurahan Rangkasbitung Barat, Kecamatan Rangkasbitung, Lebak, Kamis (18/2/2021).

Baca juga: Cerita Petugas Gabungan Gerebek Rumah dan Temukan Enam Pot Berisi 11 Pohon Ganja di Cilegon

Baca juga: Bayi Kembar Diculik Kawanan Monyet, Orang Tua Baru Tahu Saat Anaknya Nangis, Ini Ceritanya

Menurut dia, pemerintah belum bisa memberikan bantuan, alasanya karena sekolah miliknya belum memiliki surat izin operasional.

Pada saat pembuatan surat izin operasional itu, dia mengaku telah ditipu oleh seorang oknum.

Alhasil, dia membiayai sendiri kegiatan operasional di sekolah itu.

Upaya yang dilakukan adalah membuat kerajinan tangan miniatur.

Berdasarkan pemantauan TribunBanten.com pada Kamis (18/2/2021), di depan sebuah rumah terpampang sebuah karya seni miliknya.

Halaman
12
Penulis: Ahmad Tajudin
Editor: Glery Lazuardi
Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved