Breaking News:

Mafia Tanah Bergentayangan, Polda Banten Bentuk Satgas Khusus, Masyarakat Diminta Lapor

Polda Banten membentuk Satgas Khusus Penanggulangan Mafia Tanah di bawah Direktorat Reserse Kriminal Umum.

Penulis: Wijanarko | Editor: Glery Lazuardi
Tribunjualbeli.com
Ilustrasi tanah 

TRIBUNBANTEN.COM, BANTEN - Polda Banten membentuk Satgas Khusus Penanggulangan Mafia Tanah di bawah Direktorat Reserse Kriminal Umum.

Selain itu, akan dibuka posko layanan pengaduan bagi masyarakat yang menghadapi persoalan mafia tanah di wilayah hukum Polda Banten dan di keenam Polres/Polresta.

Baca juga: Polda Banten dan Satpol PP Gelar Operasi Yustisi di Pasar Kalodran Serang, Bagikan 15.000 Masker

Baca juga: Polda Banten Minta PPKM Mikro di Banten Diterapkan di Delapan Kabupaten/Kota, Ini Alasannya

Kapolda Banten Irjen Pol. Rudy Heriyanto Adi Nugroho, mengatakan upaya itu dilakukan untuk
menindak mafia tanah yang bergentayangan dan merugikan rakyat.

"Buka telinga dan respon setiap ada kecurigaan yang berdasar demi rasa terayominya rakyat sebagai pemilik tanah," kata Irjen Rudy, dalam keterangannya, Jumat (19/2/2021).

Pihaknya bekerjasama dengan Kantor KemenATR/ BPN Provinsi Banten, dan Kabupaten/ Kota dalam jangkauan wilayah hukum Polda Banten.

Kepada segenap jajaran, dia menginstruksikan seluruh jajarannya untuk serius merespons instruksi Kapolri.

Ia mengingatkan masyarakat, untuk segera memanfaatkan fasilitas yang disediakan Pemerintah bagi pensertifikatan tanah agar aman status hak kepemilikannya.

Saat ini, aparat Polda Banten sedang menangani sebanyak 5 kasus mafia tanah di 2021 dan sudah penetapan tersangka ada 2 kasus dengan jumlah tersangka ada 4 orang.

Terkait penanggulangan kasus-kasus serupa di masa lalu, di tahun 2020, Polda Banten dan jajaran telah mengungkap sebanyak 4 kasus mafia tanah.

Untuk pengungkapan itu, KemenATR/BPN menilai Polda Banten telah berhasil menyelamatkan seluas kurang lebih 150 ha lahan sehingga rakyat selamat dari kerugian.

Untuk itu beberapa waktu lalu, KemenATR/BPN memberikan penghargaan kepada Polda Banten.

Kapolda Irjen Rudy berharap, kerja sama tersebut akan terus dapat dipererat hingga rakyat Banten benar-benar aman dari gangguan mafia tanah.

Baca juga: Polda Banten Ungkap Kasus Penyelundupan 24 Ribu Benur Lobster

Baca juga: Tak Disuruh Push Up, Ini Cara Unik Ditlantas Polda Banten untuk Cegah Penyebaran Covid-19

Sementara itu, Kabid Humas Polda Banten, Kombes Pol Edy Sumardi menambahkan Polda Banten Melalui Satgas Penanggulangan Mafia Tanah, tak Segan segan menindak tegas berdasarkan hukum

"Bagi setiap orang dan kelompok yang jika mengambil hak tanah rakyat yang bukan miliknya," kata dia.

Selain itu, dia meminta warga yang merasa dirugikan untuk tidak segan dan ragu segera melaporkannya ke Satgas Penanggulangan Mafia Tanah di SPKT dan Ditreskrimum Polda Banten.

Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved