Breaking News:

Virus Corona di Banten

PSBB di Lebak Diperpanjang Hingga 18 Maret, Sekda: Kasus Positif Covid-19 Tembus 2000 Orang

Pihak Pemerintah Kabupaten Lebak memperpanjang masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

freepik
Ilustrasi Covid-19 

Laporan wartawan Tribunbanten.com, Marteen Ronaldo Pakpahan

TRIBUNBANTEN.COM, LEBAK - Pihak Pemerintah Kabupaten Lebak memperpanjang masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Semula PSBB di Kabupaten Lebak, Banten berakhir pada 17 Februari 2021. Namun, PSBB akan diperpanjang selama satu bulan ke depan hingga tanggal 18 Maret 2021.

Baca juga: Lagi Isolasi Mandiri karena Covid-19, Rumah Roy Marten Kebanjiran, Gibran Ungkap Kondisi Terkini

Baca juga: Satgas Covid-19 Imbau Jangan Gunakan Masker Seperti Ini, Karena Resiko Terpapar Lebih Besar

Sekda Kabupaten Lebak, Dede Jaelani, mengatakan upaya perpanjangan PSBB itu dilakukan karena
banyaknya kasus terkonfirmasi positif di Lebak.

Serta, kata dia. kurangnya disiplin masyarakat untuk memakai masker dan mencuci tangan.

"Terdapat peningkatan kasus dari hari sebelumnya. Angkanya terus bertambah bahkan sampai saat ini sudah menyentuh 2.000 orang," ujarnya, Sabtu (20/2/2021).

Dari jumlah yang terkonfirmasih positif di Lebak, kata dia, mayoritas penyumbang terbesar adalah dari warga yang tinggal di desa

Dia mengharapkan agar aparatur pemerintah setempat mulai dari kecamatan hingga kelurahan di Lebak dapat menegakkan aturan protokol kesehatan agar
penyebaran kasus positif virus corona dapat ditanggulangi.

"Iya, kami perpanjang dengan harapan dapat segera menurun angkanya, dan apalagi upaya pencegahan harus juga dilakukan," katanya.

Untuk diketahui, PSBB tahap VI di Banten juga kembali di perpanjang hingga 19 Maret 2021 mendatang.

Hal tersebut tertuang dalam Keputusan Gubernur Banten Nomor 443/Kep.44-Huk/2021 tentang Perpanjangan Tahap Keenam Pembatasan Sosial Berskala Besar Di Provinsi Banten Dalam Rangka Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

"PSBB dapat diperpanjang jika masih terdapat bukti penyebaran Covid-19," ujar Wahidin Halim melalui keterangan tertulis.

Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved