Breaking News:

Dikepung Banjir, Perumahan di Tanah Abang Ini Juga Alami Kebakaran Saat Tengah Malam

Menurut informasi yang didapat dari akun Twitter @humasjakfire, kebakaran itu terjadi sekitar pukul 00.48 WIB dini hari tadi.

Namun, satu keluarga asal Madura penjual sembako terperangkap di dalam salah satu ruko yang terbakar.

Ibu (K) dan anak tewas (A) dalam kebakaran itu. Sementara, sang ayah (S) selamat namun ditemukan dalam keadaan kritis.

"Korban dalam kebakaran ini ayah, ibu dan anak mereka mungkin sedang berjaga di warung karena buka 24 jam. Karena si ayah ini tidurnya agak mengarah keluar, ia langsung loncat, tapi loncatnya malah ke arah api," ujar Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang, Kosrudin, kepada TribunBanten.com.

Baca juga: Detik-detik Kebakaran Pabrik PT Indofood Tbk di Bitung Tangerang, Pegawai Berteriak Larikan Diri

Baca juga: Tugas Pemadam Kebakaran Tak Hanya Padamkan Api, Tapi Bisa Lepas Cincin di Jari, Berikut Ceritanya

Satu keluarga itu tengah tertidur saat kebakaran terjadi.

"Ibu dan anak tewas, mungkin ayahnya juga tidak bisa menolong karena saat itu api cukup besar. Ayahnya juga dalam keadaan kritis karena luka bakar," jelasnya.

Api baru berhasil dipadamkan pada pukul 04.30 WIB, dengan mengerahkan dua unit mobil pemadam kebakaran dan 10 personel dari Pos Kronjo dan Pos Balaraja.

Dugaan sementara, kebakaran ini disebabkan karena korsleting listrik di ruko tersebut.

"Korban jiwa hanya dari satu ruko saja, karena dia kan buka warung 24 jam, kalau ruko lain sudah dalam keadaan tutup," jelas Kosrudin.

Kosrudin menambahkan, saat ini jenazah ibu dan anak itu telah berada di ruang jenazah RSUD Balaraja.

Sementara, sang ayah yang kritis di ruang ICU di rumah sakit yang sama.

Penulis: Zuhirna Wulan Dilla
Editor: Yudhi Maulana A
Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved