Breaking News:

Kisah Inspiratif Juhdi, Keterbatasan Fisik Tak Membuatnya Menyerah

Juhdi (58), difabel pria, kini tinggal seorang diri di Jalan Tambak Pamarayan, Desa Malabar, Kecamatan Bandung, Kabupaten Serang, Banten.

TRIBUNBANTEN/AHMADTAJUDIN
Juhdi (58), difabel pria, kini tinggal seorang diri di Jalan Tambak Pamarayan, Desa Malabar, Kecamatan Bandung, Kabupaten Serang, Banten. 

Laporan Wartawan TribunBanten.com Ahmad Tajudin

TRIBUNBANTEN.COM, KABUPATEN SERANG - Juhdi (58), difabel pria, kini tinggal seorang diri di Jalan Tambak Pamarayan, Desa Malabar, Kecamatan Bandung, Kabupaten Serang, Banten.

Juhdi tinggal seorang diri sejak ditinggal ibunya meninggal dunia.

Dia mempunyai keterbatasan untuk menggerakkan tangan dan kaki sejak lahir.

Sewaktu kecil, dia mengaku masih bisa jalan menggunakan tongkat sebagai alat bantu.

Namun, ketika beranjak dewasa, dia kesulitan memegang tongkat yang membuatnya kesusahan berjalan.

Baca juga: Tak Terima Nissa Sabyan Disebut Selingkuhan Ayus, Sahabat Beberkan Soal Kisah Cinta Sang Penyanyi

Baca juga: Terpanggil Kisah Dua Anak Yatim Terlantar, Wakil Wali Kota Serang Langsung Datang dan Beri Bantuan

Dia hanya melakukan segala aktivitas mulai dari makan, tidur dan buang air besar (BAB) ia lakukan sendiri di dalam rumah.

Walaupun kondisinya sangat memprihatinkan, tetapi dia tidak pernah meminta belas kasih dari orang lain.

"Ketika masih ada ibu, saya mah mandiri. Sejak kecil sudah hidup mandiri," ujar Juhdi kepada TribunBanten.com saat ditemui di rumahnya. Senin, (22/2/2021).

Kini, untuk bisa bertahan hidup, dia tidak pernah meminta-minta kepada siapapaun.

Halaman
123
Penulis: Ahmad Tajudin
Editor: Glery Lazuardi
Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved