Breaking News:

Korban Banjir Tangerang Rugi Puluhan Juta Rupiah, Tanaman Hias Tak Lagi Laku Dijual

Pemilik toko penjual tanaman di Gebang Raya, Periuk, Kota Tangerang, Banten merugi akibat banjir pada Sabtu (20/2/2021) pekan lalu.

(KOMPAS.com/MUHAMMAD NAUFAL)
Salah satu toko tanaman hias di Gebang Raya, Periuk, Kota Tangerang, Banten yang merugi hingga Rp 20.000.000 akibat banjir. Kerugian itu akibat ratusan tanaman dan benda lain yang dijual toko tersebut hanyut pada Sabtu (20/2/2021) pekan lalu. 

TRIBUNBANTEN.COM, TANGERANG - Pemilik toko penjual tanaman di Gebang Raya, Periuk, Kota Tangerang, Banten merugi akibat banjir pada Sabtu (20/2/2021) pekan lalu.

Pegawai toko tanaman hias, Adi Mawardi (20) mengatakan, lebih dari 100 buah tanaman kecil serta tanaman hias di toko itu hanyut karena banjir.

"Tanaman besar enggak hanyut, tapi kerendam banjir. Ya sama aja, enggak bisa dijual juga. (Seperti) pohon palem, bonsai, sama tanaman buah," tutur Adi ketika ditemui, Senin (22/2/2021) siang.

Baca juga: Alhamdulillah Listrik di Terdampak Banjir di Tangerang 100% Pulih, PLN Imbau Warga Tetap Waspada

Baca juga: Airin Rachmy Diany dan Anies Baswedan Turun Tinjau Banjir dengan Gaya Ini, Siapa Paling Nyentrik?

Dia memprakirakan kerugian mencapai Rp 20 Juta.

"Kira-kira kerugiannya sampai Rp 20.000.000," tambah dia.

Adi menyebut, puluhan tanaman besar itu tetap dia biarkan di toko tersebut walau pun tak dapat lagi dijual.

Selain kerugian dari tanaman tersebut, lanjut dia, batu alam dan pot yang dijual di toko itu juga terdampak banjir.

Ia mengaku, batu alam akan segera diselimuti lumut apa bila terkena air.
Sehingga, pihaknya tak dapat menjual batu alam itu lagi. Selain itu, puluhan hingga ratusan jenis pot yang dijual juga hanyut.

"Pupuk sekitar 200 kantong besar dan kecil ikut hanyut. Banyak lah yang hancur atau rusak," ucap pria 20 tahun itu.

Adi mengatakan, dia dan seorang rekannya sempat mengangkut beberapa tanaman hias, seperti janda bolong, aglo, dan beberapa jenis tanaman gantung pada Sabtu kemarin.

Halaman
12
Editor: Glery Lazuardi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved