Digenangi Air Hingga Setinggi 4 Meter, Akhirnya Banjir di Periuk Kota Tangerang Surut

Setelah sempat digenangi air selama satu minggu, akhirnya banjir di sejumlah lokasi di Kecamatan Periuk, Kota Tangerang, Banten, surut.

Editor: Glery Lazuardi
TribunJakarta/Ega Alfreda
Kawasan Periuk Damai, Kelurahan Periuk, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang yang masih terendam banjir setinggi dua meter, Selasa (23/2/2021). 

TRIBUNBANTEN.COM, JAKARTA - Setelah sempat digenangi air selama satu minggu, akhirnya banjir di sejumlah lokasi di Kecamatan Periuk, Kota Tangerang, Banten, surut.

Banjir diketahui merendam sejumlah wilayah di Periuk hingga setinggi 4 meter
sejak Sabtu (20/2/2021) pekan lalu.

"Alhamdulillah sudah surut semuanya," kata Camat Periuk Maryono ketika dikonfirmasi, Jumat (26/2/2021).

Baca juga: BREAKING NEWS: Hujan Ekstrem Malam Ini Sampai Besok, Jabodetabek Banten Hingga Jateng Siaga Banjir !

Baca juga: Tips Penanganan Dokumen Penting Agar Tidak Rusak Jika Banjir, Bisa Restorasi Gratis, Berikut Caranya

Salah seorang warga RW 025, Kelurahan Gebang Raya, Kecamatan Periuk, La Muhammad Deni (38) menyatakan bahwa lingkungan RW itu sempat direndam banjir hingga setinggi 3 meter sejak Sabtu pekan lalu.

Selang beberapa hari, kata Deni, banjir tersebut berangsur surut.

"Di sekitar sini, RW 025, baru banget surut kemarin sekitar jam 15.00 WIB," ungkap Deni ketika ditemui di kediamannya, Jumat sore.

Deni berujar, banjir di di lingkungan rumahnya itu surut setelah disedot oleh mesin pompa air.

Deni menambahkan, ia dan istrinya mulai membereskan kediamannya yang kotor akibat banjir sejak kemarin.

Dia juga telah membuang beberapa barang yang sudah tak dapat lagi digunakan.

"Beres-beres barang aja, tapi belum nyapu sama ngepel, sama udah buang-buangin barang yang enggak bisa kepake," tutur dia.

Maria Magdalena (60), seorang warga RW 008 Kelurahan Periuk, menyatakan bahwa banjir hingga setinggi 4 meter sempat menggenangi wilayah permukimannya sejak Sabtu pekan lalu.

"Mulai surut jam 06.00 WIB kemarin. Ya sekarang mulai beberes rumah. Lemari-lemari nih basah, saya jemur. Gitu-gitu aja," kata dia ketika ditemui, Jumat sore.

Magdalena mengungkapkan, banjir di RW tersebut juga surut karena disedot oleh mesin pompa air.

"Ya kalau di sini surutnya emang disedot. Mau diapain lagi," kata perempuan 60 tahun itu.

Baca juga: Wali Kota Tangerang Blusukan ke Lokasi Banjir

Baca juga: Sudah 4 Hari Perumahan di Periuk Kota Tangerang Banjir 2 Meter, Camat Yakin Akan Segera Surut

Sebelumnya diberitakan, Camat Periuk Maryono sempat berujar bahwa setidaknya ada tujuh RW di Kecamatan Periuk yang terendam banjir sejak Sabtu pekan lalu.

Tujuh RW tersebut adalah RW 008, RW 011, dan RW 013 di Kelurahan Periuk; kemudian RW 021, RW 022, dan RW 025 di Kelurahan Gebang Raya.

"Di Kelurahan Gembor ada di RW 007, yang masuk ke Perumahan Total Persada," ucap Maryono ketika ditemui, Senin sore.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Hampir Sepekan, Banjir di Periuk Kota Tangerang Akhirnya Surut"

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved