Tips Cara Menanam dan Merawat Tanaman Stroberi di Daerah Beriklim Panas
Isna Setiasih, wanita yang membudidayakan stroberi memberikan tips menanam tanaman stroberi di wilayah beriklim panas.
Penulis: Ahmad Tajudin | Editor: Glery Lazuardi
Laporan Wartawan TribunBanten.com Ahmad Tajudin
TRIBUNBANTEN.COM, KOTA SERANG - Isna Setiasih, wanita yang membudidayakan stroberi memberikan tips menanam tanaman stroberi di wilayah beriklim panas.
Pada umumnya, tanaman stroberi biasa tumbuh di daerah pegunungan atau dataran tinggi.
Namun, dia bisa membudidayakan stroberi di Kota Serang, Banten.
"Alhamdulillah, dari cuma ada dua bibit. Kemudian dikembangkan, hingga ada ratusan tanaman stroberi," ujar Isna Setiasih saat ditemui di Jalan Mangga Blok D2 No.16 RT 04/09 Sepang, Kecamatan Taktakan Kota Serang, Banten, pada Minggu, (28/2/2021).
Baca juga: Hobi di Masa Pandemi, Wanita Ini Manfaatkan Atap Rumah untuk Budidaya Stroberi
Baca juga: Tips untuk Atasi Rambut Rontok Bagi Wanita dan Pria, Dijamin Sehat Berkilau Setelah Lakukan Ini
Bagaimana caranya mengembangkan stroberi di wilayah beriklim panas?
Pertama, ambil akar sulur dari tanaman yang sudah besar.
Kemudian siapkan sebuah tempat yang sudah di berikan tanah.
"Biasanya ibu menggunakan aqua gelas," ujarnya.
Setelah itu, masukan akar sulur ke wadah yang sudah diberikan tanah, lalu tanam hingga rapi.
Tunggu minimal satu minggu, agar sulur tersebut tumbuh akar di dalam tanah pada wadah tersebut.
Kedua, jika sulur itu sudah memiliki akar, kemudian gunting sulur dari tanaman yang besar.
Ketiga, pindahkan sulur dari wadah (aqua gelas) ke dalam sebuah polibag yang sudah diberikan pupuk organik.
Setelah proses itu dilakukan, kemudian Isna Setiasih menjelaskan bagaimana merawat tanaman strawberry.
"Sebetulnya dalam menanam strawberry itu cukup mudah, asal ada ketelatenan pada diri kita untuk perawatan," ujar perempuan berusia 59 tahun itu.
Menurut dia, pembudidaya tanaman harus menyiram tanaman secara teratur.
"Di Serang cuacanya cukup panas. Ibu biasanya menyiram tanaman sebanyak dua kali dalam sehari," tuturnya.
Dalam menyiram tanaman, ia menyarankan agar tidak berlebihan.
Lalu, kata dia, menggunakan alas pada pot bunga untuk menampung sisa air saat menyiram tanaman.
"Biasanya ibu menggunakan piring sebagai alas untuk pot bunga. Agar ketika kita menyiram tanaman, sisa air bisa diserap oleh tanaman," kata dia.
Walaupun cuacanya panas, namun apabila secara rutin menyiram tanaman maka akan
tetap segar.
Dia menyarankan untuk mengaduk tanah atau pupuk pada pot minimal seminggu sekali.
"Untuk membuat oksigen, agar bisa masuk ke dalam tumbuhan saat penyiraman," ujarnya.
Baca juga: Catat! Begini Tips Atur Gaji di Awal Bulan Agar Tidak Langsung Habis dan Bisa Menabung
Baca juga: Catat! Ini Tips & Trik Lolos Seleksi Berkas CPNS 2021, Hindari Beberapa Hal Ini
Kemudian, petik daun yang sudah tua atau berwarna gelap.
"Fungsinya agar nutrisi yang diberikan pada tanaman, tidak terbagi antara daun yang muda dengan daun yang sudah tua," ujarnya.
Ia menyampaikan cara agar tanaman cepat berbunga.
Sulur pada tanaman yang sudah tua, dipotong menggunakan gunting.
"Kalau sulur sudah berakar, di gunting dan di taruh ditempat lain," ujarnya.
Mulai dari awal hingga berbuah membutuhkan waktu satu bulan setengah hingga dua bulan, agar tanaman bisa berkembang dan berbuah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/budidaya-tanaman-stroberi.jpg)