Breaking News:

Virus Corona

UPDATE: Varian Baru Corona B117 Lebih Mematikan Ditemukan di Karawang, Dibawa 2 TKI dari Arab Saudi

Varian baru Covid-19 ditemukan pada dua orang TKW asal Karawang, yakni M (41) warga Kecamatan Lemahabang dan A (45) warga Kecamatan Pedes.

Penulis: Abdul Qodir | Editor: Abdul Qodir
Tribunnews.com
Ilustrasi terinfeksi virus corona 

"Saat kembali ke Karawang sudah negatif. Keduanya tidak bergejala dan saat ini isolasi di rumah, di lakukan pemantauan," ungkapnya, Rabu.

Fitra mengaku belum mengetahui dari mana dua pekerja migran Indonesia itu terpapar virus corona varian B117.

Namun, ia menduga keduanya terpapar saat berada di luar negeri.

"Kita masih melakukan penelitian. Kemungkinan dari luar karena baru dari Arab Saudi," lanjut dia.

Bentuk Dua Tim Khusus

Satgas Penanganan Covid-19 Karawang bergegas membentuk dua Tim Khusus untuk penanganan temuan dua TKI asal Karawang yang terpapar Virus Corona B117 itu, termasuk untuk tracing dan testing potensi penularannya.

"Sudah kita buat dua tim khusus karena adanya temuan ini," kata Fitra Hergyana kepada Tribun Jabar, Rabu (3/3/2021).

Fitra mengatakan, sesuai dengan arahan Kementerian Kesehatan, meski M dan A sudah dinyatakan negatif Covid-19 varian B117, pihaknya akan melakukan tracing dan testing.

"Jadi, tetap dilakukan tracing dan testing kepada mereka yang berinteraksi dengan keduanya. Terutama pada keluarga," katanya.

Dikatakan Fitra, testing dilakukan dengan cara Swab PCR secara langsung kepada kerabat M dan A oleh dua tim khusus tersebut.

Baca juga: Mutasi Virus Corona Masuk ke Indonesia, Waspada dan Kenali Ciri-Ciri Berikut

Kemudian, setelah hasil PCR keluar. Satgas Penanganan Covid-19 Karawang akan lansung mengirimkan sampel-sampelnya mereka ke Balitbang Kemenkes l untuk dilakukan whole genome sequencing.

"Sequencing genome tersebut dilakukan untuk mengetahui kepastian gen-nya. Jadi ada pemeriksaan lebih dalam," katanya.

Sebelumnya wamenkes Dante Saksono Harbuwono mengungkap dari 462 kasus yang sudah diperiksa di nusantara, ternyata ada dua kasus.

"Pandemi membuat kita dalam tingkat kesulitan yang sangat berat. Refleksi tersebut membuat tantangan kita untuk membuat tantangan untuk membuat riset lebih cepat dan model penanganan lebih baik dan studi epidemiologi karena mutasi," kata Dante.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved