Breaking News:

Mengenal Vaksin Covid-19 Anhui Longcom, Buatan Tiongkok Uji Klinis di Indonesia

Pemerintah menargetkan pemberian vaksinasi kepada penduduk Indonesia selesai selama kurun waktu 12 bulan.

SURYA/HAYU YUDHA PRABOWO
Ilustrasi vaksinasi 

TRIBUNBANTEN.COM, JAKARTA - Pemerintah menargetkan pemberian vaksinasi kepada penduduk Indonesia selesai selama kurun waktu 12 bulan.

Untuk memenuhi kebutuhan vaksin, pemerintah mendatangkan vaksin dari luar negeri. Sebagian lagi dibuat di dalam negeri.

Salah satu di antaranya, yaitu vaksin rekombinan COVID-19. Vaksin ini dikembangkan Anhui Zhifei Longcom Biopharmaceutical.

Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FK UI), Rumah Sakit Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM) di Jakarta, dan Fakultas Kedokteran Universitas Padjajaran, dan Rumah Sakit Hasan Sadikin di Bandung akan kembali menguji klinis fase III vaksin tersebut.

Anhui Zhifei Longcom Biopharmaceutical merupakan produsen vaksin asal China.

"Vaksin rekombinan/protein sub-unit lebih selektif dan spesifik, hanya menggunakan spike protein yang terdapat pada permukaan virus," kata dr. Lies Dina Liastuti, SpJP (K), MARS
Direktur Utama RSCM, dalam konferensi virtual, seperti keterangan yang diterima, pada Selasa (9/3/2021).

Baca juga: Guru di Kota Tegal Tewas Setelah Vaksin Covid-19, Begini Penjelasan Dinas Kesehatan

Baca juga: Satgas Covid-19 Tegaskan Sindikat Vaksin Covid-19 Palsu Tidak Ditemukan di Indonesia

Lies Dina menjelaskan, pelaksanaan uji klinis fase III yang merupakan kelanjutan dari uji klinis fase I dan II yang telah dilakukan sebelumnya di China.

Adapun hasil dari fase I dan fase II menunjukkan bahwa vaksin COVID-19 Longcom AMAN dan mempunyai IMUNOGENISITAS (kemampuan membentuk antibodi) yang sangat baik.

Sementara dalam Fase III, selain mengamati Keamanan dan Imunogenisitas, juga akan diamati EFIKASI yaitu kemampuan vaksin melindungi orang yang telah divaksinasi dari serangan penyakit COVID-19.

Sementara itu, Dekan Fakultas Kedokteran UI, Prof. Dr. dr. Hindra Irawan Satari, Sp.A(K), M.Trop.Paed, Principal Investigator, menguraikan, secara global, uji klinis fase III vaksin COVID-19 Longcom ini akan dilakukan di beberapa negara pada 29.000 orang relawan.

Halaman
1234
Editor: Glery Lazuardi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved