Breaking News:

News

Satgas Covid-19 Tegaskan Sindikat Vaksin Covid-19 Palsu Tidak Ditemukan di Indonesia

Satgas Penanganan Covid-19 memberikan tanggapan terkait isu adanya sindikat vaksin palsu.

Editor: Zuhirna Wulan Dilla
TribunBanten.com/Desi Purnamasari
Dosis vaksin Covid-19 yang akan disuntikkan kepada sejumlah tenaga kesehatan di Puskesmas Rangkasbitung, Lebak, Senin (25/1/2021) pagi. 

TRIBUNBANTEN.COM - Satgas Penanganan Covid-19 memberikan tanggapan terkait isu adanya sindikat vaksin palsu.

Melansir dari Tribunnews, baru-baru ini interpol membongkar jaringan sindikat vaksin palsu yang berada di China dan Afrika Selatan.

Terkait hal itu Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito menegaskan bahwa hingga saat ini sindikat vaksin palsu tidak ada di Indonesia. 

"Sampai saat ini, sindikat semacam itu tidak ditemukan di Indonesia. Semua pengadaan vaksin dilakukan melalui skema G to G (government to government) sehingga terjamin keaslian vaksinnya,"kata Wiku dalam International Media Briefing, di Jakarta, Senin (8/3/2021).

Baca juga: Seberapa Efektif Vaksin Covid-19 Melawan Varian Baru Virus Corona? Berikut Penjelasannya

Baca juga: Jaksa Agung RI Tegaskan Para Tahanan Juga Akan Dapat Jatah Vaksin Covid-19 : Mereka Punya Hak Hidup

Meski saat ini tidak ditemukan kasus demikian, Wiku menegaskan bahwa pemerintah terus memantau masalah pemalsuan vaksin.

Pemerintah juga mengedukasi dan terus melakukan koordinasi dengan perusahaan yang melakukan pengadaan vaksin lain dalam skema gotong royong.

Hal ini untuk memastikan keaslian vaksin yang diadakan perusahaan tersebut.

Setiap vaksin yang diadakan perusahaan, juga harus mendapatkan Emergency Use of Authorization (EUA) atau Distribution License Number dari Badan Pemeriksa Obat dan Makanan (POM).

"Patut diperhatikan bahwa pemalsuan vaksin Covid-19 merupakan kejahatan yang membahayakan kehidupan masyarakat di tengah pandemi Covid-19," tegas Wiku. 

Sebelumnya, Afrika Selatan dan China sedang diramaikan terkait pengungkapan adanya kasus vaksin Covid-19 palsu.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved