Breaking News:

SOSOK Amasya Manganang, Kakak Perempuan Aprilia Manganang, Tak Kalah Kekar & Macho

Inilah sosok Amasya Manganang, kakak perempuan Aprilia Manganang yang tak kalah kekar dan macho.

Editor: Vega Dhini
TribunMando.co.id
Amasya dan Aprilia Manganang. 

Amasya Manganang yang memperkuat Popsivo melawan sang adik, Aprilia S Manganang, di kubu Electric PLN.

Laga ini sepertinya benar-benar menjadi panggungnya Amasya dan Aprilia, meski ada satu lagi pemain yang menjadi sorotan, yakni Ana Paula Lopes Ferreira, pemain asing Popsivo asal Brasil.

Baik Amasya maupun Aprilia saling tak mau kalah dalam melancarkan smes-smes keras. April begitu dominan dalam menyumbang poin untuk Electric PLN. Sementara Amasya mampu menutup serangan Popsivo ketika Ana Paula berada di posisi belakang.

"Kalau di rumah, kami memang kakak adik. Tetapi kalau sudah di lapangan, saya adalah musuhnya," kata Aprilia 

"Saya ingin membuktikan bahwa saya lebih baik daripada kakak saya." lanjutnya.

Sebelum pertandingan, baik Amasya dan Aprilia mengaku tidak saling bicara walau hanya lewat sambungan telepon.

"Sampai pertandingan tadi, kami belum pernah kontak," tutur Aprilia yang diiyakan Amasya dalam wawancara terpisah.

"Kami juga tidak pernah membicarakan permainan kami, walau sekadar memberikan masukan. Loe-loe, gue-gue aja," tambah Amasya dengan tertawa.

Keduanya juga mengatakan tidak tertarik untuk bermain bersama dalam satu tim.

"Tidak cocok, sama-sama egois, tak ada yang mau mengalah," tutur Aprilia sambil tertawa lepas.

"Kalau satu tim bisa berantem," ucap Amasya sambil tersenyum.

Sejak bermain di Proliga, baik Aprilia dan Amasya tercatat sudah empat kali bertemu.

"Ya perasaanya seperti biasa. Ya, intinya saya senang bisa menang," ujar Amasya yang tiga tahun lebih tua dari Aprilia.

Perjalanan Aprilia

Kehidupan keras masa kecilnya mendorong Aprilia Manganang bermain voli untuk membiayai hdupnya. Berkat kerja keras dan posturnya ia menjadi pemain voli terbaik Indonesia.

Aprilia Santini Manganang, atlet voli wanita yang memiliki postur tomboy yang beberapa kali sempat disangka laki-laki ini telah menunjukkan potensinya dengan menjuarai Pertamina Proliga bersama Jakarta Elektrik PLN. Ia bahkan dinobatkan sebagai MVP pada 2017.

Lahir di Tahuna, Sulawesi Utara pada 27 April 1992, Aprilia bukanlah berasal dari keluarga kaya raya. Sang ayah bekerja serabutan sedangkan ibunya hanya ibu rumah tangga. Aprilia yang sudah terkenal tomboy dari kecil ini sering membantu ayahnya mencangkul di kebun hingga memanjat pohon kelapa.

Selain membantu ayahnya, Aprila juga berjualan pisang goreng dan uang hasil jualannya diberikan ke ibunya dan sisanya untuk ia jajan. Itulah yang membuat tubuh perempuan dengan tinggi 170 cm ini menjadi lebih kuat dibandingkan perempuan lainnya.

Aprilia mulai bermain voli sejak duduk di bangku SMP. Ia sempat berhenti saat SMA karena fokus dengan basket. Meski akhirnya ia kembali ke voli karena melihat kakaknya berhasil mendapatkan penghasilan dari voli itu sendiri.

Perempuan asal Manado ini mulai mencari rezeki dengan voli seperti kakaknya. Meski pernah juga Aprilia hanya dihargai dengan mie rebus dan telur saja.

Aprilia bergabung dengan tim Alco Bandung pada tahun 2011, lalu kemduian berpindah ke BNI 46, Manokwari Valeria, hingga akhirnya memperkuat Jakarta Elektrik PLN yang suskes memenangkan ajang Pertamina Proliga 2015 dan 2016.

Karena postur tubuhnya yang bidang dan tenaga bagaikan kuda, status gender Aprilia sering dipertanyakan yaitu saat mengikuti Liga Bola Voli Indonesia tahun 2011 dan 2013.

Sedangkan di taraf internasional, pelatih timnas Filipina sempat melarang ia untuk bermain dalam perhelatan SEA Games 2015 karena curiga Aprila seorang laki-laki. Namun, itu tidak terbukti.

Bagi perempuan yang mencintai traveling ini, lebih baik menunjukkan hal-hal positif dalam diri dengan terus mencetak prestasi daripada menghiraukan anggapan-anggapan negatif orang lain tentang dirinya. (AC/DN) (Photo/Instagram/Manganang) 

KARIER 
Pemain Voli

PRESTASI
Bersama Tim Manokwari Valeria, Juara 2 Pertamina Proliga 2014 
Bersama Tim Jakarta Elektrik PLN, Juara 1 Pertamina Proliga 2015 
Bersama Tim Jakarta Elektrik PLN, Juara 1 dan Best Spiker Pertamina Proliga 2016 
Pemain Terbaik (MVP) bersama Jakarta Elektrik PLN Proliga 2017

(Valdy Suak/ Tribun Manado/ Sumber)

Artikel ini telah tayang di tribunmanado.co.id dengan judul Kakak Adik Amasya dan Aprilia Manganang, Dua Atlet Kebanggan Sulut di Asian Games,Sempat Dikira Pria

Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved