Breaking News:

Melongok Situs Patapan Peninggalan Zaman Megalitikum di Serang, Kerap Dikunjungi Peziarah

Bahrudin, pengurus Situs Patapan mengatakan, dahulu bebatuan ini dikelilingi oleh pepohonan besar yang diperkirakan berusia ratusan tahun.

Penulis: desi purnamasari | Editor: Abdul Qodir
TribunBanten.com/Desi Purnamasari
Situs Patapan peninggalan zaman Megalitikum di Jalan Tambak Pamarayan, Kampung Patapan, Desa Nagara, Kecamatan Kibin, Kabupaten Serang, Sabtu (13/3/2021). 

Dikeliling pagar berwarna hitam, tampak terlihat tumpukan bebatuan dengan posisi tanah sedikit mengundak.

  

Terdapat tiga bebatuan-bebatuan pelinggih dan satu batu besar punden berundak semacam altar atau pemujaan.

  

Baca juga: Tempat Wisata Misterius, Banten Punya Danau Buatan Peninggalan Zaman Kesultanan

Baca juga: Indahnya Danau Tasikardi Serang, Peninggalan Sultan Banten untuk Ibunda

  

Dikelilingi sembilan bebatuan bulat seperti kuris yang masih tampak dan sudah tidak terlihat karena tertimbun tanah dan serpihan-serpihan bebatuan tak beraturan bertebaran dimana-mana.

  

Situs Patapan peninggalan zaman Megalitikum di Jalan Tambak Pamarayan, Kampung Patapan, Desa Nagara, Kecamatan Kibin, Kabupaten Serang, Sabtu (13/3/2021).
Situs Patapan peninggalan zaman Megalitikum di Jalan Tambak Pamarayan, Kampung Patapan, Desa Nagara, Kecamatan Kibin, Kabupaten Serang, Sabtu (13/3/2021). (TribunBanten.com/Desi Purnamasari)

Akibat faktor alam sehingga bebatuan itu tak ubahnya reruntuhan bangunan diselimuti oleh tanah.

   

Pepohonan rindang yang dahulu mengelilingi situs ini kini sudah roboh dan hanya terlihat sisa batang dan akar.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved