Breaking News:

Melongok Situs Patapan Peninggalan Zaman Megalitikum di Serang, Kerap Dikunjungi Peziarah

Bahrudin, pengurus Situs Patapan mengatakan, dahulu bebatuan ini dikelilingi oleh pepohonan besar yang diperkirakan berusia ratusan tahun.

Penulis: desi purnamasari | Editor: Abdul Qodir
TribunBanten.com/Desi Purnamasari
Situs Patapan peninggalan zaman Megalitikum di Jalan Tambak Pamarayan, Kampung Patapan, Desa Nagara, Kecamatan Kibin, Kabupaten Serang, Sabtu (13/3/2021). 

  

Bahrudin, pengurus Situs Patapan mengatakan, dahulu bebatuan ini dikelilingi oleh pepohonan besar yang diperkirakan berusia ratusan tahun.

  

"Namun pada tahun 2019 pohon tersebut roboh karena dimakan usia,"ujarnya kepada, TribunBanten.com Sabtu(13/3/2021).

  

Situs Patapan peninggalan zaman Megalitikum di Jalan Tambak Pamarayan, Kampung Patapan, Desa Nagara, Kecamatan Kibin, Kabupaten Serang, Sabtu (13/3/2021).
Situs Patapan peninggalan zaman Megalitikum di Jalan Tambak Pamarayan, Kampung Patapan, Desa Nagara, Kecamatan Kibin, Kabupaten Serang, Sabtu (13/3/2021). (TribunBanten.com/Desi Purnamasari)

Bahrudin, mengatakan pada abad ke-8, bangunan ini diperkirakan berdiri untuk digunakan oleh raja-raja Hindu sebagai tempat pemujaan, altar dan bertapa.

  

Pada masa Kesultanan Hasanudin Banten, berdasarkan mitos sejarah yang turun-temurun dari kakek nenek moyang, Situs Patapan ini dijadikan tempat pelarian Prabu Pucuk Umun yang saat itu kalah menyambung ayam dengan Sultan.

  

Ia tidak ingin memeluk Islam bersama pengikutnya.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved