Breaking News:

Dihamili Kekasih Lalu Nomor Diblokir, Remaja 16 Tahun Buang Bayinya ke Selokan

motif pelaku membuang bayi yang telah dilahirkan tersebut karena kecewa akibat kekasih RM, IS tak mau bertanggung jawab.

Dok Polres Pandeglang
Kapolres Pandeglang AKBP Hamam Wahyudi dan jajaran merilis kasus dugaan pembunuhan dan pembuangan bayi di selokan, di Mapolres Pandeglang, Jalan Bhayangkara nomor 7, Kecamatan Pandeglang, Kabupaten Pandeglang, Senin (15/3/2021). 

( Berita Terkini Kabupaten Pandeglang )

Laporan wartawan TribunBanten.com, Marteen Ronaldo Pakpahan

TRIBUNBANTEN.COM, PANDEGLANG - Kasus pembuangan seorang bayi perempuan di Cikoromoy, Kecamatan Cimanuk, Kabupaten Pandeglang akhirnya terungkap.

Setelah beberapa waktu berlalu dan polisi melakukan investigasi terhadap jasad bayi tersebut, polisi mengungkap kalau bayi tersebut dibuang oleh sepasang muda-mudi.

Bayi tersebut merupakan hasil hubungan diluar nikah antara RM (16) dan IS (17).

Kapolres Pandeglang, AKBP Hamam Wahyudi menjelaskan motif pelaku membuang bayi yang telah dilahirkan tersebut karena kecewa akibat kekasih RM, IS tak mau bertanggung jawab.

Baca juga: TERUNGKAP Pembuang Bayi di Selokan di Pandeglang, Ternyata Hasil Hubungan Gelap Sepasang Pelajar

Baca juga: UPDATE Ibu dan Bayinya Dipenjara karena Terjerat UU ITE, Dibebaskan Pekan Depan

"Pelaku melakukan hubungan diluar nikah hingga hamil. Kemudian sang kekasih memberitahukan bahwa dirinya hamil dan tak berapa lama, pacarnya itu memutuskan hubungan dan memblokir nomor sang pacar," katanya saat ditemui di Mapolres Pandeglang, Senin (15/3/2021).

Menurutnya, untuk menutupi aib yang ada, RM mencoba menutupi kasus tersebut dengan menggunakan baju yang besar agar tidak diketahui oleh orangtuanya dan lingkungan tetangganya.

Barulah setelah tiba waktu melahirkan, pelaku pun pergi ke daerah Cikoromoy dan melahirkan bayi tersebut pukul 17.30 WIB.

"Setelah bayi itu lahir dan bergerak tanpa suara, kemudian pelaku membungkus bayinya dan membuangnya di selokan hingga ditemukan beberapa hari kemudian oleh warga yang akan pergi ke warung," tegasnya.

Aparat kepolisian yang melakukan olah TKP tersebut pun akhirnya menemukan barang bukti berupa selimut bekas membungkus bayi tersebut.

Penulis: Marteen Ronaldo Pakpahan
Editor: Yudhi Maulana A
Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved