Breaking News:

Viral Video Parakan 01

Viral Video Mesum 'Parakan 01' di Serang Banten, Kades : Pelaku Masih Pelajar, Warga Saya

Media sosial dihebohkan video asusila pasangan sejoli melakukan perbuatan tidak senonoh di depan dinding bertuliskan 'Parakan 01'.

Twitter.com
Viral video mesum pelakar berlatar 'Parakan01' di Serang, Kabupaten Bogor 

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Media sosial dihebohkan video asusila pasangan sejoli melakukan perbuatan tidak senonoh di depan dinding bertuliskan 'Parakan 01'.

Video berdurasi 2 menit itu memperlihatkan pria dan wanita yang diduga masih pelajar berhubungan badan di sebuah ruko kosong.

Dalam videonya, pemeran pria yang mengenakan topi dengan jaket dan celana hitam tampak terlihat memaksa wanita membuka rok.

Wanita berkerudung hitam dengan kardigan kuning itu pun meminta berhenti melakukan hubungan badan setelah ada warga yang melintas.

Aksi tak senonoh itu pun direkam oleh orang yang belum diketahui identitasnya dari lubang pagar dinding yang tak jauh dari lokasi.

Video itu pun beredar dimasyarakat dan viral di media sosial Twitter.

Bahkan #parakan01 sempat menjadi trending topik pada Sabtu (13/3/2021).

Baca juga: Viral Video Mesum Pelajar Berlatar Parakan 01 di Serang, Si Perempuan Ditinggalkan Saat Ketahuan

Baca juga: Polisi Mesum di Ruang Isolasi Covid-19 dan Wanitanya Tersangka Tapi Tak Ditahan, Ini Status Keduanya

Kepala Desa Majasari, Kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang, Suherman membenarkan pemeran di video yang viral itu adalah warganya.

Menurut dia, perbuatan asusila itu terjadi di sebuah ruko kosong di Kampung Cangkudu, Desa Kareo, Kecamatan Jawilan, Serang, Banten.

"Terkait video mesum yang beredar sampai viral itu benar, hanya memang kejadiannya di Desa Kareo" kata Suherman saat ditemui, Minggu(14/3/2021).

Lokasi tersebut berada di belakang ruko kosong milik PT Asiatex, kejadian tersebut pada siang hari dan memang kondisi disitu sepi.

"Memang sepi disitu dan memang ruko itu pada kosong," ujarnya.

Kedua pemeran video mesum itu masih berstatus pelajar.

"Saya juga kaget pada saat mengetahui kejadian tersebut bahkan sampai viral seperti ini," tuturnya.

Namun, ia tidak mengetahui lebih jelas bagaimana kondisi saat ini dan kronologinya.

"Dari keluarganya masih tertutup, mungkin mereka masih terpukul atas kejadian yang menimpah anaknya," tambahnya.

Berdasarkan informasi yang diterima Suherman, kasus ini sudah ditangani oleh pihak Polsek Jawilan dan Polres Serang.

Penulis: desi purnamasari
Editor: Glery Lazuardi
Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved