Breaking News:

Ombudsman Banten Pantau Kesiapan Penerapan ETLE Polda Banten di Kota Serang

Diketahui uji coba ETLE di Kota Serang telah berlangsung sejak 1 Maret 2021, dan penerapan penilangannya akan dimulai pada 1 April 2021 mendatang

Istimewa
Ombudsman Banten Pantau Kesiapan Pelaksanaan e-Tilang Polda Banten 

Dirlantas Polda Banten Kombes Rudy Purnomo menunjukkan infrastruktur e-tilang dan proses pemantauan oleh CCTV di semua titik.

“Walaupun ini masih uji Coba, kami lihat dan optimis berjalan dgn baik. Tinggal bagaimana pelaksanaannya bisa berjalan secara efektif untuk meningkatkan ketertiban berlalu lintas. Saya rasa Polda Banten sudah cukup siap dalam pelaksanaan e-Tilang ini," Ujar Dedy.

Baca juga: Petugas Tak Perlu Menilang, Komjen Listyo Sigit Ingin Penilangan ETLE, Bagaimana Sistemnya Kerjanya?

Baca juga: Sudah 2 Minggu Sosialisasi Tilang Elektronik Atau ETLE di Serang, Masih Ada Pelanggar yang Ditegur

Menyambut kedatangan Kepala Ombudsman RI beserta tim, Dirlantas Polda Banten, Rudy Purnomo yang didampingi AKBP Belny Warlansyah (Kasubdit Regident dan AKBP Hamdani (Kasibdit Gakkum) serta jajaran lainnya menyampaikan bahwa pihaknya sangat berterima kasih kepada Ombudsman Banten atas kunjungan hari ini. Rudy menyampaikan bahwa saat ini Polda Banten terus melakukan evaluasi atas kinerja yang telah dilakukan termasuk dalam persiapan dan pelaksanaan e-Tilang ini.

“Upaya perbaikan terus kami lakukan, dengan terus melakukan evaluasi, dan saat ini kami siap untuk launching secara resmi bersama 13 Polda lainnya minggu depan,” Ujarnya.

Selain itu, Rudy juga menyampaikan bahwa dari pemantauan yang telah dilakukan dalam masa uji coba ini, tim Ditlantas Polda Banten melakukan sosialisasi dengan menegur langsung para pengemudi yang melakukan pelanggaran lalu lintas.

“Dengan sosialisasi yang telah dilakukan, kami berharap akan muncul budaya tertib lalu lintas di masyarakat dan pelanggaran yang dilakukan oleh masyarakat bisa semakin menurun. Ini juga demi keselamatan kita bersama di jalan raya,” Tambahnya.

Lebih lanjut, Rudy juga menjelaskan bahwa e-Tilang ini dilakukan dengan dipasangnya CCTV di tiga titik.

Dimulai dari sepanjang jalan Protokol (Jl. Ahmad Yani dan Jalan Sudirman) yang nantinya jika ditemukan pelanggaran lalu lintas maka bagi yang melanggar akan terpotret pelangarannya dan surat tilang akan dikirimkan ke rumah yang bersangkutan untuk melakukan proses selanjutnya. Apabila tidak ada respon dari yang bersangkutan maka akan dilakukan pemblokiran STNK.

Di akhir pertemuan, Kepala Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Banten mendorong agar Ditlantas Polda Banten juga berkolaborasi dengan pihak-pihak terkait, seperti Dishub, BPTD wilayah, Bapenda, dan lain lain, agar program e-tilang dapat berjalan secara efektif dan sesuai tujuannya.

Editor: Yudhi Maulana A
Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved