Breaking News:

Pakai Ekskavator, Satpol PP Robohkan Tembok Sepanjang 300 Meter Yang Kurung Satu Rumah di Ciledug

Herry Murlya, anak ketiga dari keluarga almarhum Anas Burhan tampak menyaksikan proses pembongkaran.

TribunJakarta,com/Ega Alfreda
Satpol PP Kota Tangerang dengan ekskavator merobohkan pagar tembok beton sepanjang 300 meter dan setinggi 2 meter yang mengurung satu rumah di Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang, pada Rabu (17/3/2021). 

Pada kesempatan tersebut, Asep menerangkan bahwa sebenarnya jalanan tersebut di waqafkan oleh orang tua dari Ruli.

"Menurut informasi almarhum Munir itu hibah dari pada bapaknya yang punya lahan ini, artinya yang punya bapaknya Ruli," tandas Asep.

Awalnya viral sebuah video di media sosial Instagram yang memperlihatkan sejumlah pria membuat pagar dengan tumpukan beton di salah satu rumah di kawasan Pondok Kacang, Ciledug, Kota Tangerang.

Video yang berdurasi 25 detik itu, memperlihatkan tiga orang pria menutup pagar rumah tersebut dengan tumpukan beton.

Video itu tayang sebanyak 1.158 dan 11 tanggapan. 

Artikel ini telah tayang di Tribunjakarta.com dengan judul Bawa Alat Berat, Satpol PP Bongkar Tembok Beton Setinggi 2 Meter Kurung Satu Rumah di Tangerang, https://jakarta.tribunnews.com/2021/03/17/bawa-alat-berat-satpol-pp-bongkar-tembok-beton-setinggi-2-meter-kurung-satu-rumah-di-tangerang?page=all.
Penulis: Ega Alfreda
Editor: Wahyu Aji

Editor: Abdul Qodir
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved