Breaking News:

Sulit Berkembang di Masa Pandemi Covid, Pemerintah Tetap Berkomitmen Bentuk SDM Berkualitas

Badan pendidikan penelitian dan penyuluhan sosial (BP3S) melakukan upaya peningkatan kualitas aparatur sipil negara (ASN).

(CHRISTOFORUS RISTIANTO/KOMPAS.com)
Ilustrasi Aparatur Sipil Negara (ASN) 

TRIBUNBANTEN.COM, JAKARTA - Badan pendidikan penelitian dan penyuluhan sosial (BP3S) melakukan upaya peningkatan kualitas aparatur sipil negara (ASN).

Upaya yang dilakukan dengan cara mengadakan Pengembangan Kompetensi Manajerial melalui webinar bertema Peningkatan kemampuan manajerial bagi Pimpinan Tinggi Madya dan Pimpinan Tinggi Pratama di Lingkungan Kementerian Sosial secara virtual, Rabu (17/3/2021).

Baca juga: Pemkab Serang Pantau Kinerja ASN Pakai Aplikasi SIP, Kepala BKPSDM: Terekam Secara Jelas

Baca juga: Perguruan Tinggi Berperan Penting Bentuk SDM, Vokatalks Bantu Pendidikan Vokasi Indonesia

Kepala BP3S Syahabuddin, mengatakan pada saat pandemi Covid-19, pemerintah tetap berupaya menghasilkan para pemimpin yang kompeten.

"Dalam masa pandemi ini kita terus memikirkan untuk menghasilkan SDM berkompeten yang kemudian bisa menyesuaikan diri yang tinggi dalam menghadapi kesulitan, kemunduran dan trauma, namun kemudian pulih," kata dia, dalam keterangannya, Rabu (17/3/2021).

Di tengah masa pandemi, pemerintah berkomitmen meeformasi belanja negara dalam rangka penguatan efisiensi untuk belanja kebutuhan dasar, efektivitas belanja prioritas dan penguatan kapasitas kebijakan.

Ketiga upaya tersebut salah satunya dilakukan dengan Redesain Sistem Perencanaan dan Penganggaran.

Urgensi dari Redesain ini akan membutuhkan kontribusi Pimpinan Tinggi Madya dan Pimpinan Tinggi Pratama di Kementerian Sosial.

Untuk itu, kata Syahabuddin, pihaknya menyampaikan jika redesain sistem perencanaan, penganggaran dan pelaporan juga dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya.

"Untuk menyatukan pandangan terkait program program kementerian ke depannya," ujarnya.

Sementara itu, Menteri Sosial (Mensos), Tri Rismaharini, menilai implikasi logis dari Redesain Sistem Peerencanaan dan Anggaran ini, program tidak lagi mencerminkan tugas fungsi unit Eselon I tapi lebih pada tugas dan fungsi K/L.

Halaman
12
Editor: Glery Lazuardi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved