Breaking News:

Tips Budidaya Ikan Nila Agar Berhasil, Perhatikan Soal Fermentasi Air Kolam

Selain itu, menurut Robei membudidaya Ikan Nila tidak terlalu sulit dan ribet tidak seperti budidaya ikan lele.

TribunBanten.com/Khairul Ma'arif
Robei Madusup (46) memberi pakan di kolam ikan nila di sekitar rumahnya di Lingkungan Kubang Lesung Gegunung RT 01/01, Kelurahan Taman Baru, Kecamatan Citangkil, Kota Cilegon, Rabu (17/3/2021). 

"Kolamnya dikasih kedebong pisang, garam kerosok, kapur tohor untuk difermentasi selama sepuluh hari," tuturnya.

Setelah difermentasi kolam juga diberikan probiotik dan gula aren.

"Probiotik dan gula aren harus sebulan sekali ditambahin," tambahnya.

Garam kerosok dan kapur tohor diawal saja tidak berkelanjutan.

Menurutnya, prebiotik berfungsi untuk memakan kotoran ikan nila.

Baca juga: Kisah Perantau Bone di Karangantu Serang, Berjualan Ikan Asin untuk Sambung Hidup

Baca juga: Mahasiswi Untirta Raih Emas di Kompetisi Internasional, Inovasi Limbah Kulit Ikan Nila Jadi Kolagen

"Kalau air tidak ada kriteria khusus sih air sumur juga bisa," ungkapnya.

Selain itu, penggunaan aerator juga harus sesuai dengan ukuran kolam yang digunakan.

"Jangan sampai aeratornya kecil kolamnya besar karena budidaya Ikan Nila tuh yang utama adalah aerator harus kencang agar bluwek di kolamnya besar," tuturnya.

Ikan Nila tidak boleh terkena sinar matahari langsung karena nanti airnya berlumut.

"Tipsnya adalah harus menggunakan waring di atas kolamnya," pungkasnya.

Penulis: Khairul Ma'arif
Editor: Yudhi Maulana A
Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved