Breaking News:

Bentrokan di Pancoran, Polisi Kerap Dampingi Pertamina Bujuk Warga Terima Uang Kerohiman

warga Gang Pancoran Buntu II, menyebut perwakilan dari PT Pertamina berkali-kali membujuk warga agar mau menerima uang kerohiman.

Editor: Yudhi Maulana A
TribunJakarta/Annas Furqon Hakim
Suasana di Gang Buntu Pancoran II, Pancoran, Jakarta Selatan, Kamis (18/3/2021). Warga dan massa diduga ormas sempat bentrok pada Rabu (17/3/2021) malam. 

TRIBUNBANTEN.COM - Lilik Sulistyo (44), warga Gang Pancoran Buntu II, menyebut perwakilan dari PT Pertamina berkali-kali membujuk warga agar mau menerima uang kerohiman.

Lilik mengatakan perwakilan dari PT Pertamina itu datang didampingi polisi.

"Awal-awal itu mereka (polisi) selalu datang, ya membantu lah programnya Pertamina yang uang kerohiman itu," kata Lilik saat ditemui di lokasi, Kamis (18/3/2021).

"Dia (polisi) mendampingi, cuma kan ikut bicara juga. Itu polisi dari Brimob Kwitang kalau nggak salah," tambahnya.

Lilik menjelaskan, polisi yang mendampingi perwakilan Pertaminan itu mengenakan seragam Brimob lengkap dengan sepatu PDL.

"Dia bawa 'si bongkok', senjatanya dia," ujar dia.

Baca juga: Enam Pelaku Pembakaran Posko Ormas Ditangkap, Berasal dari Kelompok di Luar Tangerang Selatan

Baca juga: Minta Kapolres Tuntaskan Kasus Penyerangan Posko Ormas, Benyamin Davnie: Jaga Kondusifitas Tangsel

Warga Gang Pancoran Buntu II dan PT Pertamina memang tengah memiliki persoalan sengketa lahan seluas 5,1 hektare. 

Sengketa lahan itu pun sudah dua kali berujung bentrok.

Terbaru, bentrokan terjadi pada Rabu (17/3/2021) malam.

Lilik mengungkapkan, mulanya warga melihat sejumlah orang tak dikenal yang diduga organisasi masyarakat (ormas) memasuki lahan sengketa.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved