Breaking News:

Kronologi Pembeli di Pasar Ciruas Meninggal Dunia, Ambruk Lalu Tewas setelah Beli Benda Ini

Nakim meninggal dunia di depan toko sepeda Ciruas, Kampung Ciruas Pasar, RT/RW 003/03, Desa Citerep, Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang, Banten

Grafis Tribunwow/Kurnia Aji Setyawan
ilustrasi 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Desi Purnamasari

TRIBUNBANTEN.COM, KABUPATEN SERANG - Nakim (61) meninggal dunia.

Nakim meninggal dunia di depan toko sepeda Ciruas, Kampung Ciruas Pasar, RT/RW 003/03,
Desa Citerep, Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang, Banten, pada Rabu(17/3/2021).

Pemilik toko elektronik san san, Zaenudin Jusya, menceritakan kronologis Nakim meninggal dunia.

Insiden itu, kata dia, bermula pada saat korban memarkirkan sepeda motor merek Suzuki Smash berwarna hitam Nomor Polisi: A-2386-AT di pinggir jalan depan toko.

"Iya dateng ke sini cari play back TV dan stop kontak karena stop kontaknya tidak ada saya sarankan untuk ke toko sebelah," ujarnya saat ditemui, TribunBanten.com Kamis(18/3/2021).

Baca juga: Presiden Tanzania John Magufuli Meninggal Dunia, Sempat Tak Percaya Covid dan Tolak Vaksin

Baca juga: Mahasiswa IAIN Bone Meninggal Dunia Usai Diksar Mapala, 16 Panitia Ditetapkan Tersangka

Menurut dia, korban hanya membeli play back TV seharga Rp 65.000, namun sempat memberikan uang lebih sebesar Rp 200.000.

"Kasih uang kelebihan saya balikiin lagi, ke si bapak dan dia tersenyum," ucap pria berusia 40 tahun tersebut.

Dia tak menyangka itu akan menjadi senyuman terakhir.

Sementara itu, Asmawi, karyawan toko sepeda, mengatakan pada saat kejadian dia sedang di dalam toko sambil membetulkan sepeda.

"Kaget saya juga, pas jalan dari samping toko elektronik tiba-tiba jatuh gitu," ujarnya saat ditemui di toko.

Dia langsung berlari dan menghampiri korban yang sudah tergeletak, mata yang memerah.

"Lari saya dan langsung teriak memanggil pemilik toko elektronik sebelah Zaenudin Jusya buat cek keadaan," ucapnya.

Setelah dicek denyut nadinya, kata dia, sudah tidak ada. Menurutnya, kejadian itu sangat cepet hanya berlangsung selama lima menit.

Baca juga: Anggota Polsek Ubud Meninggal Dunia saat Kawal Presiden Jokowi di Bali

Baca juga: UPDATE Kecelakaan Maut Bus di Sumedang: Korban Meninggal Dunia Bertambah Jadi 30 Orang

Dia dan warga lainnya tidak berani mendekat karena khawatir pandemi Covid-19.

Warga melaporkan kejadian ini pada pihak Polsek Ciruas.

"Langsung laporan dan sekitar pukul 13.45 an baru dievakuasi dan dibawa menggunakan ambulance dari Polres Serang lengkap menggunakan APD," ujarnya.

Kini koban telah disemayamkan di rumah duka.

Penulis: desi purnamasari
Editor: Glery Lazuardi
Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved