Breaking News:

Mengenal Ketua Kampung Dongeng Serang, Manfaatkan Kemampuan Akting untuk Mendongengkan Anak

Nur Hayati atau lebih akrab dipanggil Kak Nur, merupakan ketua Kampung Dongeng (Kado) Serang yang telah berdiri sejak 2019 lalu.

TribunBanten.com/Amanda Putri Kirana
Ketua Kado Serang, Nur Hayati 

Laporan wartawan TribunBanten.com, Amanda Putri Kirana

TRIBUNBANTEN.COM, KOTA SERANG - Nur Hayati atau lebih akrab dipanggil Kak Nur, merupakan ketua Kampung Dongeng (Kado) Serang yang telah berdiri sejak 2019 lalu.

Kak Nur lahir di Serang, Banten pada 24 Mei 1984. Kini usianya hampir menginjak kepala empat namun semangatnya dalam mendongeng masih membara.

Kak Nur merupakan lulusan Pendidikan anak usia dini (PAUD) Bani Saleh Bogor pada tahun 2003.

Sebelumnya ia sempat menempuh pendidikan di Fakultas Kedokteran Hewan, Universitas Gadjah Mada namun tidak sempat ia selesaikan.

Bagi wanita berkacamata ini, pengalaman mendengarkan dongeng dari orangtua sangat berkesan di hatinya, terutama saat didongengi oleh ibu menjelang tidur.

Hal inilah yang membuat Kak Nur bertekad melakukan hal yang sama yakni menghibur dan menularkan dongeng kepada siapa saja.

Di luar pendidikan formal, ia juga aktif dalam komunitas teater sejak masih berada di bangku SMA, lalu dilanjutkan di bangku kuliah dengan bergabung dengan UKM Teater Gadjah Mada.

Keceriahan anak-anak dan anggota komunitas Kado Serang di Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Sekretariat Kampung Dongeng Serang, di Jalan Baru Ciomas, Lingkungan Wakaf, Kelurahan Tembong, Kecamatan Cipcok Jaya, Kota Serang, Kamis (18/3/2021).
Keceriahan anak-anak dan anggota komunitas Kado Serang di Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Sekretariat Kampung Dongeng Serang, di Jalan Baru Ciomas, Lingkungan Wakaf, Kelurahan Tembong, Kecamatan Cipcok Jaya, Kota Serang, Kamis (18/3/2021). (TribunBanten.com/Amanda Putri Kirana)

Pada 2003, ia bergabung dalam Wong Kite, yaitu komunitas teater di Kota Serang, Banten.

Di dunia seni peran inilah, Kak Nur belajar akting serta menirukan puluhan suara dengan karakter yang beragam sehingga menjadi bekal ia dikemudian hari untuk mendongeng.

Halaman
1234
Penulis: Amanda Putri Kirana
Editor: Yudhi Maulana A
Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved