Breaking News:

Tanggapan DPR hingga Ahli Epidemiologi soal Mudik Lebaran 2021 yang Tak Dilarang Menteri Perhubungan

Inilah tanggapan DPR RI hingga Ahli Epidemiologi soal mudik lebaran 2021 yang tak dilarang Menteri Perhubungan

Warta Kota/Andika Panduwinata
Jalan tol Tangerang-Merak siap melayani pengguna jalan pada momen Libur Panjang Tahun Baru Imlek yang jatuh pada Jumat, 12 Februari 2021. Meski di masa pandemi, momen ini diprediksi akan dimanfaatkan masyarakat untuk mudik maupun berlibur. 

TRIBUNBANTEN.COM - Inilah tanggapan DPR RI hingga Ahli Epidemiologi soal mudik Lebaran 2021 yang tak dilarang Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi.

Sebelumnya, pernyataan Budi disampaikan dalam rapat kerja bersama Komisi V DPR, Selasa (16/3/2021) kemarin.

Rapat tersebut membahas sejumlah hal, antara lain kesiapan transportasi untuk arus mudik dan arus balik Lebaran 2021.

"Hal pertama yang bisa kami ungkapkan terkait mudik 2021. Pada prinsipnya, pemerintah melalui Kementerian Perhubungan tidak melarang (mudik)," kata Budi dalam rapat kerja, dikutip dari Kompas.com.

Budi mengungkapkan, tak dilarangnya mudik ini karena akan ada mekanisme protokol kesehatan ketat yang disusun bersama Tim Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19.

Contohnya, Kemenhub dan Satgas Covid-19 akan berkoordinasi dalam hal tracing kepada masyarakat yang bepergian.

Hal itu memantik sejumlah respons dari DPR hingga ahli epidemiologi.

Respons DPR RI

Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin meminta Budi Karya Sumadi mengkaji dan mengevaluasi kebijakan yang membolehkan masyarakat untuk melaksanakan mudik Lebaran tahun 2021 mendatang.

Azis juga berharap masyarakat dapat menahan diri dengan tidak melakukan mudik ke kampung halaman di tengah pandemi Covid-19.

Halaman
1234
Editor: Renald
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved