Breaking News:

Gunakan Pupuk Organik Bio Protektan, Hasil Panen Warga Desa Panosogan Meningkat 2 Kali Lipat

Beberapa petani di Kecamatan Cikeusal Kabupaten Serang berhasil memproduksi padi hingga dua kali lipat.

dokumentasi Bio Protektan
Petani menggunakan pupuk cair Bio Protektan buatan warga Desa Panosogan, Kecamatan Cikeusal, Kabupaten Serang. 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Desi Purnamasari

TRIBUNBANTEN.COM, KABUPATEN SERANG - Hamparan sawah terlihat berwana kuning saat menyusuri jalan menuju Desa Panosogan, Kecamatan Kragilan, Kabupaten Serang.

Para petani mulai sibuk memanen padi yang kini jumlahnya meningkat.

Beberapa petani di Kecamatan Cikeusal Kabupaten Serang berhasil memproduksi padi hingga dua kali lipat.

Hasil itu didapat setelah petani ini mulai beralih dari pupuk anorganik ke pupuk bio Protektan buatan masyarakat sekitar.

Berkat pupuk tersebut produksi padi menjadi meningkat dua kali lipat dari biasanya.

Pupuk Bio Protektan ini diciptakan oleh seorang pemuda asal Cikeusal  Kabupaten Serang bernama Lalan Ruhyatullah.

Baca juga: Sebanyak 555 Petani di Cilegon Dapat KTI, Bisa Peroleh Pupuk Bersubsidi Setengah Harga

Baca juga: Keren! Pemuda Cikeusal Serang Bikin Pupuk Organik Cair, Bahannya dari Buah-buahan dan Rempah-rempah

Mursa seorang petani padi, Desa Panosogan, Kecamatan Cikeusal, mengatakan, adanya peningkatan dari semula lahannya sekitar 1.000 meter pesegi hanya menghasilkan sekitar empat kuntal.

"Alhamdulillah dari 1.000 meter untuk panen saat ini saya dapat menghasilkan delapan kuintal gabah kering giling," ucapnya, Sabtu(20/3/2021).

Mursa mengaku sudah tiga kali musim menggunakan pupuk Bio Protektan, untuk tekstur tanah pun lebih gembur dan hasil dari beras tampak putih dan bagus.

Petani lainnya, Wahyudin mengatakan, dirinya mengunakan pupuk Bio Protektan ini untuk bibit tanaman mangga, jambu, dan bunga.

"Baru seminggu saya coba pakai pupuk ini dan hasilnya sudah terlihat tumbuh dalam waktu tiga hari" ujarnya saat ditemui dirumahnya.

Sebelumnya, pupuk bio protektan adalah cairan pupuk organik pengganti pupuk kimia untuk menyuburkan tanah dan tanaman.

Penulis: desi purnamasari
Editor: Yudhi Maulana A
Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved