Breaking News:

News

10 Stasiun KRL Ini Tidak Lagi Melayani Penumpang yang Beli Tiket di Loket Mulai 25 Maret 2021

Sebanyak sepuluh stasiun keberangkatan Kereta Rel Listrik (KRL) mulai 25 Maret 2021 tidak lagi melayani pembayaran tiket di loket.

WARTAKOTA/Henry Lopulalan
Ikuti Protokol Kesehatan - Suasana Stasiun Manggarai saat bubaran kantor, Manggarai, Jakarta Selatan, Kamis(4/6/2020). Petugas keamanan stasiun dibantu TNI-Polri menertibkan warga yang hendak menaiki kereta. Para penumpang diatur untuk mengikuti protokol kesehatan dengan mengambil jarak satu dengan yang lain ketika menunggu kereta. Hingga tidak terjadi desak2kan. (Wartakota/Henry Lopulalan) 

TRIBUNBANTEN.COM - Sebanyak sepuluh stasiun keberangkatan Kereta Rel Listrik (KRL) mulai 25 Maret 2021 tidak lagi melayani pembayaran tiket di loket.

Melansir TribunJakarta.com, VP Corporate Secretary KAI Commuter, Anne Purba, mengatakan 10 stasiun ini di antaranya Stasiun Jakarta Kota, Bekasi, Kranji, Bojonggede, Citayam, Depok, Depok Baru, Parung Panjang, Tanah Abang, dan Stasiun Angke.

"Mulai 25 Maret 2021, di sepuluh Stasiun Khusus Uang Elektronik tersebut sudah tidak melayani penjualanan Tiket Harian Berjaminan (THB)," kata Anne, dikutip dari TribunJakarta.com, Senin (22/3/2021).

Baca juga: 44 Stasiun KA Buka Layanan Pemeriksaan Covid-19 dengan GeNose, Di Mana Saja?

Baca juga: GeNose C19 Akan Tersedia di Empat Bandara Indonesia Mulai April 2021

KAI Commuter akan memberlakukan 10 stasiun tersebut melayani transaksi pembayaran tiket perjalanan KRL melalui Kartu Multi Trip (KMT) atau Kartu Uang Elektronik Bank.

"Pemberlakuan stasiun khusus uang elektronik ini juga bisa meningkatkan pelayanan kepada para pengguna KRL dan mengurangi antrean," ujar Anne.

"Dengan transaksi pembayaran tiket menggunakan uang elektronik ini, para pengguna KRL hanya mengantre jika ada penyekatan untuk naik KRL jika situasi stasiun sudah ramai," lanjutnya.

Penyekatan ini juga dilakukan untuk membatasi jumlah penumpang di dalam KRL agar tidak melebihi 74 orang tiap gerbong.

KAI Commuter mencatat rata-rata volume pengguna KRL per harinya pada Januari 2021 di sejumlah stasiun, seperti Stasiun Jakarta Kota, Bekasi, Kranji, Bojonggede, Citayam, Depok, Depok Baru, Parung Panjang, Tanah Abang, serta Stasiun Angke sejumlah 95.901 orang.

Baca juga: 7 Perjalanan Kereta Api Jarak Jauh Dibatalkan pada Selasa 23 Februari, Simak Jadwal Berikut ini

Baca juga: Aturan Kereta Api Jarak Jauh, Penumpang Usia 5 Tahun ke Atas Wajib Sertakan Dokumen Negatif Covid-19

Rata-rata volume pengguna KRL per harinya di sepuluh stasiun tersebut pada Februari 2021 naik 8 persen dengan jumlah 103.653 orang.

"Tingginya presentase penggunaan uang elektronik di stasiun-stasiun tersebut yaitu  77,1 persen dari seluruh transaksi pembayaran tiket KRL," ucap Anne.

Bagi pengguna Tiket Harian Berjaminan Pergi Pulang (THB PP) tetap dapat keluar (tap out) di sepuluh stasiun ini.

Kemudian, penumpang dapat naik KRL kembali (tap in) di stasiun tersebut, asalkan sesuai dengan relasi stasiun pergi-pulangnya.

Bagi pengguna THB sekali perjalanan hanya dapat keluar (tap out), tapi tidak bisa melakukan pengembalian uang (refund) THB di stasiun-stasiun tersebut.

Artikel ini telah tayang di Tribunjakarta.com dengan judul Mulai 25 Maret 2021, 10 Stasiun KRL Ini Tidak Melayani Penumpang yang Beli Tiket di Loket , https://jakarta.tribunnews.com/2021/03/22/mulai-25-maret-2021-10-stasiun-krl-ini-tidak-melayani-penumpang-yang-beli-tiket-di-loket

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved