Breaking News:

GEGER jadi Sarang Prostitusi Online Anak, Akhirnya Hotel Milik Artis Cynthiara Alona Disegel

Arief menambahkan, Pemkot Tangerang tidak akan segan memberikan tindakan tegas kepada pengelola hotel yang sengaja terlibat atau menyediakan layanan

Editor: Abdul Qodir
Istimewa
Kolase foto artis Cynthiara Alona dan Hotel Alona miliknya yang diduga digunakan sebagai lokasi prostitusi online, Kamis (18/3/2021). 

TRIBUNBANTEN.COM, TANGERANG - Polda Metro Jaya mengungkap praktik prostitusi online yang mempekerjakan belasan anak perempuan di bawah umur sebagai PSK di Hotel Alona, milik artis Cynthiara Alona.

Sekitar 15 anak di bawah umur dipekerjakan sebagai PSK di hotel tersebut dengan tarif Rp400 ribu sampai Rp 1 juta. Praktik prostitusi online ini menggunakan aplikasi MiChat.

BA selamu mucikari, AA selaku pengelola hotel dan Cynthiara Alona selaku pemilik hotel telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan karena diduga melakukan pidana eksploitasi anak dan mengetahui praktik prostitusi online tersebut.

Menindaklanjuti temuan tersebut, akhirnya Pemkot Tangerang mencabut izin operasional dan melakukan penyegelan terhadap Hotel Alona yang berada di Jalan Lestari Kelurahan Kreo, Kecamatan Larangan, Kota Tangerang, Senin (22/3/2021).

Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah menyatakan hotel milik artis Cynthiara Alona itu disegel karena terbukti jadi sarang prostitusi online.

"Hari ini Satpol PP akan segel hotelnya karena menyalahi aturan," ucap Arief pada Senin (22/3/2021).

"Keputusan ini juga merupakan hasil koordinasi dengan pihak kepolisian," Arief menegaskan.

Arief menambahkan, Pemkot Tangerang tidak akan segan memberikan tindakan tegas kepada pengelola hotel yang sengaja terlibat atau menyediakan layanan prostitusi.

Baca juga: Prostitusi Online di Hotel Cynthiara Alona Pekerjakan 15 Anak Bertarif Rp400 Ribu Sampai Rp1 Juta

Baca juga: UPDATE: Ternyata Sudah 3 Bulan Hotel Cynthiara Alona jadi Tempat Prostitusi via Aplikasi MiChat

Baca juga: Hotel Milik Cyinthiara Alona Yang Diduga Jadi Sarang Prostitusi Masih Open, Begini Penampakannya

"Bisa dicabut ijinnya atau ditutup operasionalnya. Apalagi kalau terbukti menyediakan layanan prostitusi," imbuh Arief.

Wali Kota Tangerang Arief Wismansyah saat ditemui di UPTD Kendaraan bermotor Jalan Daan Mogot Kota Tangerang, Rabu (19/2/2020)
Wali Kota Tangerang Arief Wismansyah saat ditemui di UPTD Kendaraan bermotor Jalan Daan Mogot Kota Tangerang, Rabu (19/2/2020) (Kompas.com/Singgih Wiryono)

Ia mengimbau kepada seluruh pengelola hotel serta penginapan di Kota Tangerang untuk lebih meningkatkan kewaspadaan dalam memberikan layanan.

Hotel Alona sudah berganti nama. Hotel yang diduga milik artis Cynthiara Alona yang diduga dijadikan sarang prostitusi di Kecamatan Larangan, Kota Tangerang, Jumat (19/3/2021). (TRIBUNJAKARTA.COM/EGA ALFREDA)
"SOP bagi tamu di setiap hotel dan penginapan sudah jelas harusnya," ucap dia.

Sebelumnya, Pemkot Tangerang melalui Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) sudah memeriksa dokumen izin Hotel Alona.

Baca juga: Cerita Anak-anak Bermain Kepalanya Kejatuhan Kondom dari Atas Hotel Esek-esek Milik Cynthiara Alona

Baca juga: Pengakuan Cynthiara Alona Persilakan Hotelnya Jadi Tempat Prostitusi di Tangerang

Demikian disampaikan Kabag Humas Pemerintah Kota Tangerang, Buceu Gartina saat dihubungi pada Minggu (21/3/2021).

"Apakah memang hotel atau bukan, kan bisa saja misal dikhawatirkan peruntukannya beda yang kita khawatirkan," ujar Buceu.

Ia memastikan jika ada pelanggaran izin operasi, Pemkot Tangerang akan menyerahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian.

Artis Cynthiara Alona ditetapkan sebagai tersangka atas kasus prostitusi online
Artis Cynthiara Alona ditetapkan sebagai tersangka atas kasus prostitusi online (Kolase TribunJatim.com)

Apakah akan dijatuhi sanksi atau dicabut izin operasinya.

"Penutupan di lapangan, bisa dilaksanakan oleh Satpol PP."

"Apabila ada hasil hukum yang memang sudah ditetapkan oleh pihak kepolisian," terang Buceu.

Izin dari Pusat

Cynthiara Alona dihadirkan saat polisi menggelar jumpa pers 'Pengungkapan Kasus Eksploitasi Anak' di Mapolda Metro Jaya, Jumat (19/3/2021).
Cynthiara Alona dihadirkan saat polisi menggelar jumpa pers 'Pengungkapan Kasus Eksploitasi Anak' di Mapolda Metro Jaya, Jumat (19/3/2021). (Warta Kota/Arie Puji Waluyo)

Usut punya usut, hotel milik artis Cynthiara Alona dari pusat.

Ternyata, hotel milik Alona itu diketahui berizin hanya untuk kontrakan.

Hal itu terlihat dari izin mendirikan bangunan (IMB).

Wali Kota Tangerang Arief menyebutkan bahwa izin bangunan tersebut dipergunakan sebagai hotel dikeluarkan oleh pemerintah pusat sejak 2018.

"Izin (membangun) hotelnya dikeluarkan sama pusat," kata Arief tempo hari.

"Ini kalau dilihat dari 2018 izinnya, dari pemerintah pusat."

"Bukan dari DPMPTSP (Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu) kita," ujar dia.

Pihak Kecamatan Larangan dan DPMPTSP Kota Tangerang, menyebutkan bahwa hotel Cynthiara memiliki izin usaha.

"Izinnya ada dari Kementerian (Pariwisata) melalui OSS (online single submission)," kata Camat Larangan Muhammad Marwan, Jumat (19/3/2021).

Baca juga: Kuasa Hukum Cynthiara Alona Sebut Kliennya Tak Pantas Jadi Tersangka : Dia Hanya Pemilik Hotel

Baca juga: Motif Cynthiara Alona Jadikan Hotelnya sebagai Tempat Prostitusi Anak di Bawah Umur Diungkap Polisi

Marwan menyebutkan, ia tak mengetahui alasan didirikannya hotel tersebut yang berlokasi di tengah permukiman warga.

Menurut dia, Kecamatan Larangan bukanlah instansi yang mengeluarkan perizinan usaha hotel tersebut.

"Tanyanya ke OSS yang mengeluarkan izin, jangan ke saya. Saya enggak tahu," ujar Marwan.

Menurut Marwan, alasan hotel itu bisa didirikan di tengah permukiman warga karena perizinan melalui OSS dapat dikeluarkan tanpa perlu persetujuan pihak ketua rukun tetangga (RT) atau rukun warga (RW) setempat.

"Kan sekarang sistemnya enggak melalui manual kalau perizinan. Bahkan, maaf, RT/RW, lurah, camat, bisa terlewati, kenapa, karena sistemnya hari ini sistem online, kan," ujar dia.

Marwan menyatakan, perizinan hotel milik Cynthiara yang dikeluarkan OSS tercatat tahun 2018.

Secara terpisah, Kepala DPMPTSP Kota Tangerang, Dedi Suhedi, juga membenarkan bahwa hotel tersebut memiliki izin usaha.

Baca juga: Profil Sassha Carissa, Model Majalah Dewasa yang Berada di Pusaran Kasus Prostitusi Artis

"Mereka sudah berizin," kata Dedi melalui sambungan telepon, Jumat.

Dedi menyatakan, pihaknya tidak bisa langsung mencabut perizinan hotel tersebut walau ada dugaan hotel tersebut jadi tempat praktik prostitusi.

Alasannya, praktik prositusi tergolong pelanggaran asusila dan itu bukan ranah DPMPTSP.

"Penegakkannya termasuk Perda Nomor 8, itu Satpol PP tentunya yang berwenang," papar Dedi.

Meski demikian, Dedi berujar bahwa pihaknya hendak meninjau kembali perizinan hotel itu.

Sering Kejatuhan Kondom

Hotel milik artis Cynthiara Alona jadi tempat bisnis prostitusi, warga menjulukinya sarang limbah kondom.

Polda Metro Jaya membongkar kasus prostitusi yang melibatkan artis Cynthiara Alona.

Cynthiara Alona kini sudah berstatus tersangka usai diamankan pada Selasa (17/3/2021) malam.

Dia memang bukan sebagai wanita penhibur atau muncikari.

Baca juga: Polisi Gerebek dan Arak Istri Sendiri yang Selingkuh ke Kantor Polisi, Kondom Bekas Bikin Sakit Hati

Baca juga: Istri Polisi yang Selingkuh dan Diarak Suami ke Kantor Polisi Ditetapkan jadi Tersangka

Artis seksi itu adalah pemilik Hotel Alona yang ada di Jalan Lestari Kelurahan Kreo, Kecamatan Larangan, Kota Tangerang.

Polisi menetapkannya sebagai tersangka karena diduga Cynthiara Alona memfasilitasi kegiatan prostitusi yang mayoritas melibatkan anak di bawah umur itu.

Dari pantauan TribunJakarta.com, di lokasi penggerebekan, hotel tersebut seperti masih beroperasi lantaran masih ada tulisan 'BUKA' di pintu depan.

Bahkan masih ada beberapa kendaraan roda dua dan empat yang terparkir di halaman depan hotel yang berada di tengah-tengah pemukiman warga.

Karena berada di tengah pemukiman warga, berbagai cerita tidak mengenakan pun sering terjadi di sana.

Ketua RT 04/01 Kelurahan Kreo, Kecamatan Larangan, Kota Tangerang, Sentanu menceritakan, banyak anak-anak yang sedang bermain di sekitar kejatuhan alat kontrasepsi alias kondom bekas.

"Kadang-kadang anak kecil main juga engga sadar ada yang melempar kondom dari atas hotel dan mengenai Kepala," ujar Sentanu saat ditelepon, Jumat (19/3/2021).

Baca juga: Kronologi Penangkapan Artis Cynthiara Alona, Hotelnya Diduga Jadi Tempat Prostitusi

Menurutnya, hal itu sangat mengganggu warga lantaran mengenai anak kecil yang belum cukup umur.

"Kalau bisa dibilang itu tidak sopan dan tidak etis. Apa lagi masih ada anak-anak di lingkungan sekitar," sambung Sentanu.

Ternyata, pemandangan kondom bekas sudah tidak asing lagi di dekat hotel tersebut.

Bahkan, menurut Sentana, saking seringnya warga melihat kondom bekas, warga sekitar mengkategorikan sebagai limbah kondom.

"Dari dulu sudah ada (limbah kondom), cuma sekarang setelah ditingkatkan menjadi hotel, itu menjadi bukan WC umum, tapi berserakan dimana-mana (kondomnya)," ungkap Sentanu.

Sentanu mengatakan, saat penggerebakan ada belasan wanita yang terjaring Polda Metro Jaya pada Selasa (16/3/2021).

"Iya memang ternyata ada penggerebekan asusila, dan itu setelah penangkapan jam 1 dini hari dibawa ke Polda Metro Jaya. Ya kira-kira ada 17-an orang (wanita)," ujar Sentanu.

Baca juga: Kuli Bangunan di Tangerang Nyambi Pengecer Judi Togel Fajar Pakong Dicokok Polisi

Baca juga: Dua Perempuan Dipepet Hingga Tersungkur dan Ditodong Sajam, Korban Teriak, Ini yang Terjadi

Menurutnya, praktik prostitusi tersebut dilakukan melalui aplikasi MiChat yang memang sudah terkenal menjadi media sosial esek-esek di Indonesia.

Namin, Sentanu tidak tahu persis sudah berapa lama artis Cynthiara Alona menjadikan hotel miliknya menjadi sarang bisnis lendir.

"Jadi kan zaman sekarang itu kan ada aplikasi yang namanya MiChat, jadi di aplikasi itu mereka jualan online," terang Sentanu.

Ia mengaku kalau warga sering resah dengan praktik prostitusi tersebut.

Tak sedikit, kata Sentanu, warga yang mengadu kepadanya lantaran banyak wanita berpakaian seksi sering kali membawa pria ke dalam hotel tersebut.

"Warga resah dengan keberadaan hotel yang dijadikan tempat prostitusi itu mas," ujar Sentanu.

"Ya kembali lagi, kalau perizinan lingkungan, kalau benernya itu harus ada tanda tangan persetujuan dari tetangga kiri dan kanan. Tapi dari yang dari pihak pemilik tidak pernah melakukan," tambah Sentanu.

Berganti Nama dan Sempat Tetap Bukan Usai  Penggerebekan

Hotel Alona sudah berganti nama. Hotel yang diduga milik artis Cynthiara Alona yang diduga dijadikan sarang prostitusi di Kecamatan Larangan, Kota Tangerang, Jumat (19/3/2021).
Hotel Alona sudah berganti nama. Hotel yang diduga milik artis Cynthiara Alona yang diduga dijadikan sarang prostitusi di Kecamatan Larangan, Kota Tangerang, Jumat (19/3/2021). (TribunJakarta,com/Ega Alfreda)

Hotel OYO Residence tersebut berlokasi di Jalan Lestari, Kelurahan Kreo, Kecamatan Larangan, Kota Tangerang.

Walau membawa nama 'hotel', OYO Residence berlokasi di tengah perumahan warga.

Sudah berada di tengah perumahan warga, lokasi hotel tersebut sedikit tersembunyi dari jalan raya.

Bahkan, suasana di sekitar hotel OYO Residence tersebut sangat sepi tidak ada satu motor pun yang mondar-mandir.

Di depannya pintunya, terlihat sangat jelas tulisan 'BUKA' atau 'OPEN'.

Saat TribunJakarta.com, mencoba masuk hotel yang barusan digerebek polisi tersebut, ternyata tidak dalam keadaan terkunci.

Pintu bisa dibuka secara leluasa tapi, tidak ada satu orang pun resepsionis yang menjaga di depan hotel.

Cynthiara Alona (Instagram @cynthiara_alona via Tribunnews.com)
Satpam atau petugas keamanan pun tidak sama sekali terlihat.

Anehnya lagi, walau suasana tampak sepi, tampak banyak kendaraan terparkir di sana.

Ada satu mobil berwarna merah, juga beberapa motor yang terparkir di hotel OYO Residence.

Garis polisi pun tidak tampak sama sekali mengelilingi hotel.

Padahal, Polda Metro Jaya sudah mengiyakan menggerebek hotel tersebut dan menangkap si pemilik.

"Kayaknya masih buka, ini bukan mobil warga soalnya," kata warga sekitar yang enggan dicantumkan namanya itu, Jumat (19/3/2021).

Menurut warga tersebut, memang sempat ada penggerebekan tapi setelah itu, tidak terlihat aktivitas sama sekali.

"Tapi kendaraannya beda-beda mas, tiap hari ganti yang parkir," sambungnya.

Artikel ini telah tayang di Tribunjakarta.com dengan judul Resmi, Pemkot Tangerang Segel Hotel Alona yang Viral Jadi Sarang Prostitusi

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved