Breaking News:

Pandemi Covid Ganggu Ketahanan Pangan Indonesia, Ketersediaan Sembako Belum Merata di Semua Daerah

Ketua Umum DPP LDII Chriswanto Santoso, mengatakan pangan merupakan kebutuhan penting bagi masyarakat Indonesia.

Dok. Kementerian Pertanian
Ilustrasi sawah 

TRIBUNBANTEN.COM - Ketua Umum DPP LDII Chriswanto Santoso, mengatakan pangan merupakan kebutuhan penting bagi masyarakat Indonesia.

Namun, kata dia, belum semua provinsi di Indonesia mempunyai potensi ketahanan pangan nasional.

“Pangan merupakan kebutuhan penting untuk menjadikan Indonesia stabil. Apalagi tidak semua provinsi di Indonesia memiliki potensi ketahanan pangan secara merata,” ujar Chriswanto, dalam keterangannya, Selasa (23/3/2021).

Pernyataan itu disampaikannya dalam webinar bertajuk "Ketahanan Pangan Berkelanjutan pada Era Pandemi", yang digelar oleh DPP LDII jelang Munas ke-9 LDII, pada Sabtu (20/3).

Acara secara daring itu diikuti oleh jajaran pengurus DPP, DPW dan DPD LDII se-Indonesia.

Menurut dia, Pangan merupakan kebutuhan vital bagi keberlangsungan bangsa. Terlebih saat pandemi Covid-19, kebutuhan pangan berkelanjutan sangat diperlukan.

Pihaknya berkomitmen membantu menjaga ketahanan pangan.

"Perlu program dan strategi untuk mengimplementasikan sumbangsih kepada bangsa Indonesia dalam aspek diversifikasi dan ketahanan pangan berkelanjutan," kata dia.

Di kesempatan itu, hadir empat narasumber, Andriko Noto Susanto Plt. Sekretaris Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian, Apik Karyana Plt. Staf Ahli Bidang Pangan dan Energi Kementerian Lingkungan Hidup, Tisna Umaran.

Kepala Dinas Pertanian Kab. Bandung dan Rubiyo, Peneliti Ahli Utama, BBP2TP, Kementerian Pertanian dengan moderator Sudarsono, Guru Besar IPB yang juga salah satu Ketua DPP LDII.

Halaman
1234
Editor: Glery Lazuardi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved