Breaking News:

Pemprov Banten

Banten Masuk 9 Besar Produksi Beras Nasional, Gubernur Perkuat Pertanian untuk Membangkitkan Ekonomi

Kita sedang menghadapi wabah yang merata di seluruh negeri dan berdampak juga di Provinsi Banten

Dok Tribun Jateng
ilustrasi 

TRIBUNBANTEN.COM, BANTEN - Banten menempati posisi sembilan besar produsen beras nasional.

Gubernur Banten Wahidin Halim pun ingin memperkuat sektor pertanian untuk membangkitkan perekonomian.

Apalagi pada saat wabah seperti ini, sektor pertanian menjadi ketahanan pangan serta memastikan stok bahan kebutuhan pokok.

Situasi seperti ini masyarakat akan membutuhkan kebutuhan pokok.

Baca juga: Mengenal Beras Kewal dan Gadung, Makanan Pokok Ciri Khas Kabupaten Serang untuk Ketahanan Pangan

Baca juga: Indonesia Surplus Beras 12 Juta Ton, Pemerintah Harus Buat Terobosan Ekspor Bukan Impor

 

"Kita sedang menghadapi wabah yang merata di seluruh negeri dan berdampak juga di Provinsi Banten."

"Kita mengandalkan industri dan perdagangan yang masih dalam situasi pandemi Covid-19, yang berimbas kepada perekonomian," ujar pria yang akrab disapa WH ini, Jumat (26/3/2021).

Menurut dia, semua akan tetap bergulir dengan baik apabila kita dapat memastikan ketersediaan pangan dan bahan pokok.

"Sehingga perdagangan tetap berputar dengan stabil, tidak ada kenaikan harga atau kelangkaan stok," ucapnya.

Merujuk pada rilis BPS)'>Badan Pusat Statistik ( BPS) Pusat pada 1 Maret 2021, Provinsi Banten menempati posisi sembilan besar produsen  beras secara nasional tahun 2020.

Dengan luas panen 325.333 hektare, Provinsi Banten mampu menghasilkan padi 1.655.170 ton GKG (Gabah Kering Giling) atau setara 937.815 ton beras. 

Baca juga: Polda Banten Buka Posko Pengaduan dan Bentuk Satgas Mafia Tanah, Langsung Bongkar Kasus

Dalam penghitungannya, BPS menggunakan metode Survey Kerangka Sampel Area (KSA), dari keseluruhan produksi  beras se- Indonesia tahun 2020.

Untuk Provinsi Banten berhasil naik ke peringkat ke sembilan sebagai produsen  beras terbesar nasional menggeser posisi Provinsi Sumatera Barat yang sebelumnya di peringkat sembilan.

Kepala Dinas Pertanian Provinsi Banten Agus M Tauchid mengatakan pencapaian Provinsi Banten yang berhasil naik ke peringkat sembilan sebagai produsen  beras terbesar nasional merupakan hasil dari langkah terobosan teknis di tingkat lapangan.

Beberapa langkah itu adalah keragaman teknis perbaikan varietas unggul basional mulai dari penggunaan varietas Ciherang, Inpari 32, dan Inpari 42.

Baca juga: Gaduh Impor Beras: Budi Waseso Sebut 2 Nama Menteri hingga Susi Pudjiastuti Gelorakan Penolakan

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved