Breaking News:

Hakekok Balakasuta

Ini Cara Majelis Ulama Indonesia Pandeglang untuk Mencegah Munculnya Kembali Hakekok Balakasuta

Niscaya apabila itu dilakukan, bisa saya pastikan tidak akan ada aliran sesat yang masuk ke pola pemikiran masyarakat kita

TribunBanten.com/Marteen Ronaldo
Kantor MUI Kabupaten Pandeglang 

Laporan wartawan TribunBanten.com, Marteen Ronaldo Pakpahan

TRIBUNBANTEN.COM, PANDEGLANG - Aryani dan 15 pengikut aliran Hakekok Balakasuta sudah kembali ke rumah mereka di Kampung Karang Bolong, Desa Karang Bolong, Kecamatan Cigeulis, Kabupaten Bandung, Kamis (25/3/2021).

Aksi mereka mandi bersama belum lama ini menjadi viral di media sosial.

Baca juga: Kapolres Pandeglang AKBP Hamam Wahyudi: Tak Perlu Khawatir dengan Pemimpin Hakekok, Dia Sudah Taubat

Baca juga: Camat Cigeulis Klaim Pernah Bubarkan Kegiatan Hakekok Balakasuta 4 Tahun Lalu

Sekretaris Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Pandeglang Abdul Ghaffar mengatakan pihaknya telah melakukan identifikasi Hakekok Balakasuta.

Menurutnya, Aryani dan para pengikutnya melakukan kegiatan tersebut karena adanya faktor kemiskinan yang membuatnya menjadi menyimpang.

Selain itu, juga tidak mempercayai keimanan yang telah ia peroleh sejak dari lahir.

"Faktor ekonomi yang membuat seseorang lupa dan menghalalkan segala cara, termasuk dengan melakukan pemujaaan untuk kekayaan pribadi," katanya di Kantor MUI Pandeglang, Jumat (26/3/2021).

Abdul mengaku memiliki cara agar tidak ada aliran Hakekok Balakasuta lain yang muncul di Banten, khususnya di Pandeglang.

Baca juga: Pengikut Aliran Hakekok Teken Surat Perjanjian dan Baca Syahadat, Pimpinannya Ingin Segera Macul

Satu di antara langkah yang harus diambil pemerintah daerah, adalah membuka lapangan pekerjaan. 

Selain itu juga, pengajian secara terus menerus agar masyarakat mendapatkan nutrisi keagamaan yang cukup dari biasanya.

Halaman
12
Penulis: Marteen Ronaldo Pakpahan
Editor: Agung Yulianto Wibowo
Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved