Breaking News:

Kisah Pilu Keluarga di Pandeglang Hidup di Gubuk Dalam Hutan, Butuh 3 Jam Jalan Kaki di Jalan Rusak

Saat tidak mempunyai uang, Rusdiansyah dan keluarga hanya bisa mengandalkan alam untuk memenuhi kebutuhan makan keluarganya, seperti makan kelapa

Tribunbanten.com/Marteen Ronaldo Pakpahan
Potret keluarga miskin di Kabupaten Pandeglang - Rusdiansyah (45) bersama istri dan dua anaknya tinggal di sebuah gubuk di pedalaman hutan di Kampung Cimuncang, Desa Sudimanik, Kecamatan Cibaliung, Kabupaten Pandeglang, Sabtu (27/3/2021). 

  

Baca juga: Kisah Menyayat Hati Seorang Ibu Tinggal di Gubuk Reyot Merawat 2 Anaknya Lumpuh dan Ditinggal Suami

  

Sekeliling gubuknya hanya ada pepohonan besar, tak ada jaringan listrik.

Sementara, di kampung itu hanya ada dua rumah yang mempunyai fasilitas listrik.   

Rudiansyah sendiri merupakan satu dari 14 KK yang masuk kategori keluarga miskin di Desa Siukamanik.

  

Potret keluarga miskin di Kabupaten Pandeglang - Rusdiansyah (45) bersama istri dan dua anaknya tinggal di sebuah gubuk di pedalaman hutan di Kampung Cimuncang, Desa Sudimanik, Kecamatan Cibaliung, Kabupaten Pandeglang, Sabtu (27/3/2021).
Potret keluarga miskin di Kabupaten Pandeglang - Rusdiansyah (45) bersama istri dan dua anaknya tinggal di sebuah gubuk di pedalaman hutan di Kampung Cimuncang, Desa Sudimanik, Kecamatan Cibaliung, Kabupaten Pandeglang, Sabtu (27/3/2021). (Tribunbanten.com/Marteen Ronaldo Pakpahan)

  

Rudiansyah sehari-hari bekerja sebagai petani serabutan yang dibayar oleh sang pemilik sawah.

Jika ada pekerjaan tersebut, dia mendapat bayaran sekitar Rp50 ribu sampai RP100 ribu.

  

Baca juga: Seorang Anak Histeris Lihat Ibunya Tewas Gorok Leher Sendiri di Dapur, Berikut Kronologinya

Halaman
1234
Penulis: Marteen Ronaldo Pakpahan
Editor: Abdul Qodir
Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved