Breaking News:

Kisah Pilu Keluarga di Pandeglang Hidup di Gubuk Dalam Hutan, Butuh 3 Jam Jalan Kaki di Jalan Rusak

Saat tidak mempunyai uang, Rusdiansyah dan keluarga hanya bisa mengandalkan alam untuk memenuhi kebutuhan makan keluarganya, seperti makan kelapa

Tribunbanten.com/Marteen Ronaldo Pakpahan
Potret keluarga miskin di Kabupaten Pandeglang - Rusdiansyah (45) bersama istri dan dua anaknya tinggal di sebuah gubuk di pedalaman hutan di Kampung Cimuncang, Desa Sudimanik, Kecamatan Cibaliung, Kabupaten Pandeglang, Sabtu (27/3/2021). 

"Kalau malam di sini tidak ada cahaya karenakan tidak ada listrik. Jadi, di sini benar-benar gelap kalau sudah malam hari," tuturnya.

  

Baca juga: BPS: Jumlah Penduduk Miskin di Banten Bertambah, Mayoritas Tinggal di Perkotaan

Baca juga: Kisah Inspiratif Pasutri yang Dirikan Sekolah di Daerah Pelosok: Minta Dibayar dengan Sampah

  

Ia menceritakan, selama 10 tahun tinggal di kampung ini, belum sekali pun menerima bantuan dari pemerintah daerah untuk membantu kemiskinan yang diderita keluarganya dan warga lainnya.

Yang menyedihkan lagi, lanjut Rusidansyah, ia dan warga kampung kerap kesulitan saat ingin menjual hasi panen perkebunan dan padi ke kota karena akses jalan desa yang tidak layak.

"Kami berharap ada bantuan dari pemerintah untuk kami, setidaknya kami mendapatkan bantuan cahaya listrik untuk malam hari dan jalan yang ada disini pun dapat diperbaiki," ucapnya.

Diketahui sebelumnya, Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi sempat melansir Indeks Desa Membangun (IDM) 2020 yang mencatat ada 127 desa di Pandeglang, Banten masih masuk dalam kategori desa tertinggal. 

Penulis: Marteen Ronaldo Pakpahan
Editor: Abdul Qodir
Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved