Romantis! Menikmati Earth Hour saat Malam Minggu di Aston Cilegon Boutique Hotel
Hanya ada penerangan lampu berupa miniatur lilin dan gelang light emitting diode (LED).
Penulis: Agung Yulianto Wibowo | Editor: Agung Yulianto Wibowo
Laporan Wartawan TribunBanten.com, Agung Yulianto Wibowo
TRIBUNBANTEN.COM, CILEGON - Begitu romantis!
Itulah kira-kira gambaran menikmati malam Minggu pada saat Earth Hour di Aston Cilegon Boutique Hotel, Sabtu (27/3/2021).
Selama satu jam, pada pukul 20.30-21.30, seluruh penerangan di Aston Cilegon Boutique Hotel dipadamkan, terutama di resto dekat lobi.
Baca juga: Hotel di Cilegon ini Jadi yang Pertama di Asia Tenggara Menggunakan Google Nest di Setiap Kamar
Hanya ada penerangan lampu berupa miniatur lilin dan gelang light emitting diode (LED).
Sejumlah makanan kecil dihidangkan di dekat kolam renang.
Latar belakang terdapat lampu sorot bertuliskan Aston Cilegon Boutique Hotel 60 + Hour.
Makin membuat suasana begitu romantis.
Khusus Earth Hour, Aston Cilegon Boutique Hotel menyediakan menu steak dan nasi kimchi.
Hotel Manager Aston Cilegon Boutique Hilmansyah mengatakan hanya dalam beberapa jam, sebanyak tujuh kilogram daging sapi segar ludes.
"Kami tawarkan per 100 gram Rp 99.000. Tapi ada yang pesan 200 gram juga," katanya, Sabtu malam.
Adapun makanan kecil yang disediakan di dekat kolam renang, pengunjung bisa mengambil sesuka hati alias gratis.
Pengunjung pun dibatasi dan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.
Apa Itu Earth Hour?
Earth Hour adalah sebuah gerakan global yang mengajak individu, komunitas, praktisi bisnis, dan pemerintah di seluruh dunia untuk menunjukkan kepedulian dan kontribusinya terhadap upaya penanggulangan perubahan iklim secara simbolis.
Yaitu melalui aksi mematikan lampu dan peralatan elektronik yang tak digunakan selama 60 menit (20.30 - 21.30 waktu setempat).
Kapan Gerakan Earth Hour Dilakukan?
Setiap Sabtu di pekan terakhir pada Maret setiap tahunnya.
Pendukung Earth Hour
Sebagai satu di antara negara penggerak Earth Hour terbesar di dunia, Gerakan Earth Hour di Indonesia didukung oleh relawan aktif dari 33 kota pendukung.
Jumlah relawan aktif tersebut memungkinkan Earth Hour dapat membuat aksi serentak dan massif.
Sejak tahun 2014, komunitas Earth Hour di Indonesia terlibat aktif dalam menginisiasi program konservasi di Indonesia.
Baca juga: Mengintip Pesona Sunset dari Pantai Anyer yang Dirindukan
Komunitas Earth Hour
Di Indonesia, semangat gerakan Earth Hour mendorong tumbuhnya banyak komunitas anak muda.
Dengan tekad dan semangat yang sama untuk mewujudkan masa depan Bumi yang lebih baik, komunitas-komunitas Earth Hour tumbuh, berkembang, dan tersebar di banyak kota di seluruh wilayah Indonesia.
Hingga saat ini, terdapat 33 komunitas Earth Hour.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/suasana-earth-hour-di-aston-cilegon-boutique-hotel.jpg)